Danny Pomanto Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kota Makassar 2023
Kitasulsel–MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan puluhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Makassar dalam Peringatan HUT RI ke-78.
Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengucapkan selamat kepada siswa-siswi terpilih juga kepada orangtuanya yang turut menemani dalam pengukuhan Paskibraka Kota Makassar 2023.
“Kepada anak-anakku sekalian agar fokus, jaga kesehatan dan kerja tim.
Anda adalah orang pilihan menjalankan tugas negara. Berbanggalah karena Anda adalah orang pilihan,” kata Danny Pomanto di sela-sela acara pengukuhan, di Rujab Wali Kota, Rabu, (16/08/2023), sore.
Danny menjelaskan, pada setiap peringatan HUT RI di Makassar, Kota Makassar selalu memberikan konsep yang khas dan berbeda sehingga selalu menjadi bahagian perhatian media baik secara nasional maupun internasional.
Hal itu, sebut dia, terlihat bahwa Makassar selalu mendapat porsi khusus mengenai performa para paskibrakanya. Makanya penampilannya pun kerap dinantikan seluruh masyarakat Makassar bahkan se-Indonesia ingin menyaksikannya.
Apalagi, orang nomor satu di Makassar ini mengungkapkan, tahun ini pihaknya memiliki konsep yang berbeda dengan yang lainnya.
Seperti, memilih Anjungan Pantai Losari sebagai lokasi upacara. Lalu dilanjutkan dengan perayaan khas oleh keluarga besar Pemkot Makassar.
Kemudian, dilakukan live streaming di 2.007 Lorong Wisata (longwis) dan masing-masing longwis juga membuat upacara yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat.
Di samping itu, Danny Pomanto berterimakasih kepada para orangtua paskibraka karena mendidik dan mendoakan yang terbaik bagi putra-putri mereka.
“Saya ingin sampaikan selamat kepada para orangtua. Kami juga harapkan doa orangtua kepada anaknya agar memberikan tugasnya yang terbaik. Jangan lewatkan waktu yang sangat luar biasa ini,” ucapnya.
Paskibraka yang bertugas sebagai pembawa bendera ialah Audina Maydayanti Bahar asal sekolah SMAN 8 Makassar, bertugas sebagai Pembentang Bendera ialah Alfareza Cahya Ilham Suliano asal sekolah SMA Kartika Makassar, dan bertugas sebagai Penggerak Bendera Muhammad Nur Ilham Erwin asal sekolah SMAN 2 Makassar.
Mereka akan bertugas pada upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tingkat Makassar di Anjungan Pantai Losari, 17 Agustus, besok.
Nasional
Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika
Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.
“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.
Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.
“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.
Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.
“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.
Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.
Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.
“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.
Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap









You must be logged in to post a comment Login