Connect with us

Proses Pembukaan F8, Nuansa Semangat Kemerdekaan HUT RI ke 78

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR, Proses Pembukaan Event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8), diwarnai dengan semangat Kemerdekaan HUT RI.

Hal ini ditunjukkan dengan warna yang mendominasi yakni merah dan putih, dari seluruh tamu undangan maupun pengisi acara.

Selain itu, penarikan tali tambang, yang dibagi atas dua sisi yakni tali tambang pertama oleh tim Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Ketua Apeksi Bima Arya, dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Sedangkan sisi lainnya, tali tambang ditarik dengan penuh semangat oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad Pidana Bolombo, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, Pj Sekda Sulsel, Andi Muh Arsjad.

Dengan penuh semangat kedua tim menarik tali menjadikan Layar Phinisi Makassar Terkembang, memberi makna akan semangat, kekompakan dan kesiapan kota Makassar.

Berbarengan dengan terkembangnya Layar Phinisi Makassar, dibacakan pula sumpah Makassar, sebagai tempat lahirnya para petarung sejati, yang memegang teguh setiap kata dan perbuatan.

Kalau layar telah terkembang, kemudi telah terpasang, biarkan kemudi patah layar robek daripada biduk kembali surut ke pantai.

Selain itu, hadirnya Band asal Bandung, Band Cokelat yang membawakan lagu Bendera, menjadikan nuansa proses pembukaan F8 semakin penuh semangat kemerdekaan HUT RI.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sidrap Resmi Jadi Tuan Rumah Audisi DA8, Ilham Junaedy: Momentum Emas Angkat Talenta Lokal ke Panggung Nasional

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, resmi ditetapkan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan audisi offline Dangdut Academy 8 (DA8) tahun 2026. Kepastian ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki bakat di bidang tarik suara.

Berdasarkan informasi resmi yang diterima, audisi DA8 dibuka secara online dan offline dengan periode pendaftaran dan audisi mulai 10 April hingga 10 Mei 2026, serta pendaftaran dilakukan secara gratis melalui laman resmi kapanlagi.com atau dengan memindai barcode yang disediakan oleh pihak Indosiar.

Untuk wilayah Sidrap, audisi offline dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, menjadikan daerah ini sebagai salah satu titik strategis pencarian bakat dangdut tingkat nasional.

Koordinator lokal (LO) audisi DA8 di Sidrap, Ilham Junaedy, mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi resmi langsung dari pihak Indosiar, melalui Ibu Ade Riyanti selaku Executive Producer Indosiar serta Pak Verno sebagai Kepala Departemen Program and Communication.

“Begitu mendapatkan informasi resmi, saya langsung melaporkan kepada Bapak Bupati Sidrap. Alhamdulillah, beliau menyambut baik dan langsung meminta agar ini segera dipublikasikan sebagai kabar pertama kepada masyarakat,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, Bupati Sidrap juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan audisi tersebut. Pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh pihak Indosiar, sekaligus menggerakkan potensi daerah, termasuk mendorong keikutsertaan peserta tidak hanya dari Sidrap, tetapi juga dari berbagai daerah lain.

“Bapak Bupati sangat antusias. Ini bukan hanya ajang audisi biasa, tetapi peluang besar untuk memperkenalkan Sidrap di level nasional sekaligus mencetak talenta-talenta baru,” tambahnya.

Lebih jauh, Ilham Junaedy yang dikenal sebagai pengusaha asal Sidrap yang kini berkiprah di Jakarta, dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan bakat generasi muda di daerah asalnya. Kiprahnya tidak hanya sebatas dunia usaha, tetapi juga aktif menjembatani peluang-peluang nasional agar bisa diakses oleh anak-anak daerah.

Ia melihat ajang DA8 ini sebagai panggung strategis untuk membuktikan bahwa Sidrap memiliki potensi besar di bidang seni, khususnya musik dangdut yang selama ini telah melahirkan banyak bintang dari Sulawesi Selatan.

“Banyak penyanyi besar lahir dari ajang Dangdut Academy. Kita ingin anak-anak Sidrap juga punya kesempatan yang sama, bahkan lebih. Ini soal mimpi dan kesempatan,” tegasnya.

Tak hanya dikenal sebagai daerah yang melahirkan talenta seni, Sidrap juga memiliki identitas kuat sebagai lumbung pangan nasional, dengan sektor pertanian yang terus berkembang dan menjadi penopang ketahanan pangan. Selain itu, Sidrap juga dikenal sebagai lumbung telur, salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia Timur yang menyuplai berbagai daerah.

Di sisi lain, Sidrap juga memiliki kekuatan spiritual yang tak kalah membanggakan, yakni sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an, dengan banyaknya pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam yang konsisten mencetak generasi Qur’ani.

Perpaduan antara kekuatan ekonomi, budaya, dan nilai religius ini menjadikan Sidrap tidak hanya layak sebagai tuan rumah audisi nasional, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki karakter kuat dan daya saing tinggi.

Sebagai tuan rumah, masyarakat Sidrap diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Para calon peserta juga diberikan kemudahan untuk mendaftar, baik secara online maupun langsung di lokasi saat hari audisi berlangsung.

Ajang DA8 sendiri telah terbukti melahirkan banyak bintang dangdut nasional, termasuk dari Sulawesi Selatan, seperti Evi Masamba, Ichal Majene, Selvi Yamma, hingga sosok fenomenal Syakira “The Boss”.

Dengan ditunjuknya Sidrap sebagai lokasi audisi, harapan besar kini tertuju pada generasi muda daerah untuk kembali menorehkan prestasi di panggung nasional.

“Sidrap tuan rumah, jadi kita berharap banyak wakil dari Sidrap bisa tampil dan bersaing di tingkat nasional. Ini saatnya kita tunjukkan bahwa Sidrap punya kualitas,” tutup Ilham optimistis.

Continue Reading

Trending