Connect with us

Proses Pembukaan F8, Nuansa Semangat Kemerdekaan HUT RI ke 78

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR, Proses Pembukaan Event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8), diwarnai dengan semangat Kemerdekaan HUT RI.

Hal ini ditunjukkan dengan warna yang mendominasi yakni merah dan putih, dari seluruh tamu undangan maupun pengisi acara.

Selain itu, penarikan tali tambang, yang dibagi atas dua sisi yakni tali tambang pertama oleh tim Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Ketua Apeksi Bima Arya, dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Sedangkan sisi lainnya, tali tambang ditarik dengan penuh semangat oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad Pidana Bolombo, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, Pj Sekda Sulsel, Andi Muh Arsjad.

Dengan penuh semangat kedua tim menarik tali menjadikan Layar Phinisi Makassar Terkembang, memberi makna akan semangat, kekompakan dan kesiapan kota Makassar.

Berbarengan dengan terkembangnya Layar Phinisi Makassar, dibacakan pula sumpah Makassar, sebagai tempat lahirnya para petarung sejati, yang memegang teguh setiap kata dan perbuatan.

Kalau layar telah terkembang, kemudi telah terpasang, biarkan kemudi patah layar robek daripada biduk kembali surut ke pantai.

Selain itu, hadirnya Band asal Bandung, Band Cokelat yang membawakan lagu Bendera, menjadikan nuansa proses pembukaan F8 semakin penuh semangat kemerdekaan HUT RI.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dinsos P3A Luwu Timur dan BPS Sosialisasikan Groundcheck PBI kepada Pendamping PKH

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur bersama Badan Pusat Statistik menggelar sosialisasi kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terkait groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI), Senin (30/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Media Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo-SP) Luwu Timur dan dihadiri Kepala Dinsos P3A, Masdin, serta Kepala BPS Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu.

Dalam sambutannya, Masdin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar mengumpulkan para pendamping PKH, tetapi juga untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan serta pemahaman terkait sistem groundcheck di lapangan.

“Pendampingan ini menjadi ujung tombak dalam memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Sebanyak 34 pendamping PKH yang mewakili seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara Dinsos P3A, BPS, dan para pendamping di lapangan.

Sementara itu, Abdullah Pannu menjelaskan bahwa groundcheck PBI merupakan langkah penting untuk menjamin validitas data penerima bantuan sosial.

Ia memaparkan bahwa melalui groundcheck, BPS bersama pendamping PKH akan melakukan verifikasi langsung ke rumah tangga sasaran guna memastikan keberadaan, kondisi sosial ekonomi, serta keabsahan administrasi penerima bantuan.

Dengan adanya sosialisasi ini, para pendamping PKH diharapkan semakin memahami mekanisme dan urgensi groundcheck PBI, sehingga penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Luwu Timur dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Continue Reading

Trending