Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Booth Bapenda di F8 Makassar Lampaui Target Transaksi Pembayaran PBB, Capai 2,1 M

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar mencatatkan pembayaran PBB selama pelaksanaan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) melampaui target.

Selama lima hari pelayanan dibuka di F8 Makassar 23-27 Agustus, setoran pembayaran PBB menyentuh angka Rp2,1 Miliar.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Pagarra mengatakan capaian itu melampaui nominal Rp2 miliar dari yang ditargetkan.

“Selama 5 hari alhamdulillah dari target 2 miliar, malam terakhir ini Rp 2,108 miliar dengan 771 Nomor Objek Pajak (NOP), bayar tunai 600 juta, non-tunai 1,5 miliar,” kata Firman Hamid Pagarra.

Ia mengatakan kehadiran booth Bapenda yang melayani pembayaran PBB membuahkan hasil yang maksimal.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan PAD Kota Makassar khususnya PBB. Apalagi pembayaran PBB jatuh tempo pada 30 September 2023.

“Ini kami memberikan layanan untuk mempermudah masyarakat sehingga mereka bisa bayarkan PBB-nya di booth Bapenda,” kata Firman Hamid Pagarra.

“Jadi masyarakat yang datang ke F8 juga bukan cuma menikmati musik dan segala jenis makanan tapi bisa mampir ke booth Bapenda untuk bayar pajak,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan nampak masih banyak pengunjung yang mengantri membayarkan PBBnya di Booth Bapenda

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

DISKOMINFO LUWU TIMUR

DISPKP Luwu Timur Gelar Rakor Percepatan Target Tanam 2026

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur (DISPKP) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Target Tanam Tahun 2026 di Pelataran Kantor BPP Wotu, Kamis (14/05/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan pemahaman seluruh pihak terkait dalam upaya percepatan tanam di Kabupaten Luwu Timur.

Rakor dibuka langsung oleh Kepala DISPKP Luwu Timur, Subhang, dan diikuti para penyuluh pertanian se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam arahannya, Subhang menekankan pentingnya semangat dan komitmen bersama guna mencapai target tanam yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Kita harus tetap semangat dan optimistis dalam mencapai target. Ini penting agar sektor pertanian kita tetap eksis dan berkelanjutan ke depan,” ungkap Subhang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI selaku Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Taufiq Ratule.

Dalam pemaparannya, Taufiq Ratule menekankan pentingnya langkah mitigasi menghadapi musim kering yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang.

Ia menjelaskan bahwa sistem musim tanam saat ini telah memasuki pola tanam sepanjang tahun atau MT 12, yang berarti tidak ada bulan tanpa kegiatan tanam.

“Semua kebutuhan harus disiapkan sejak dini, termasuk pompa air untuk mengantisipasi musim kemarau. Jika ada kebutuhan sarana pendukung segera diidentifikasi dan diajukan, sehingga tidak terjadi kendala saat musim kemarau tiba,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan produksi pangan di daerah.

“Penyuluh harus menjadi ujung tombak dalam meningkatkan produksi. Koordinasi yang baik akan berdampak pada peningkatan hasil pertanian,” tambah Taufiq Ratule.

Sementara itu, Kepala Balai besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan selaku Pj Swasembada Pangan Kabupaten Luwu Timur, Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa potensi lahan pertanian di Luwu Timur cukup luas dengan target tanam yang terus dioptimalkan.

“Capaian kita saat ini sudah cukup baik, namun tetap perlu percepatan. Kita harus berbasis data dan penyuluh harus memiliki target yang jelas di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa para petugas dan penyuluh di lapangan merupakan mata dan telinga Kementerian Pertanian dalam mengawal keberhasilan program swasembada pangan.

“Keberhasilan penyuluh diukur dari peningkatan produksi pertanian. Mari kita jaga nama baik daerah dan Kementerian Pertanian dengan kerja nyata,” pungkas Zainal.

Continue Reading

Trending