Connect with us

F8 Makassar Ide Lokal Mengglobal

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR, – Makassar International Eight Festival and Forum berakhir spektakuler. Event keenam ini ditutup dengan aksi panggung yang memukau dari Souljah grup musik Indonesia bergendre Jamaican Music dan Reggae.

Grup musik Souljah yang digawangi oleh Benjamin Renhart, Danar Pramesti, David Pasaribu, dan Said Fauzan tampil seru di panggung fusion music F8 Makassar.

Mereka menghibur ribuan pengunjung pada malam terakhir pelaksanaan F8 yang dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada 23 Agustus 2023, lalu.

Di panggung utama zona tiga, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menutup secara resmi F8 Makassar yang ditandai penurunan layar pinisi.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyebut event F8 Makassar merupakan ide lokal yang mengglobal. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya negara asing terlibat di event tahunan ini.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada negara yang terlibat langsung di event F8 Makassar. Apalagi tahun ini 16 negara terlibat lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya 9 negara.

Diantaranya Laos, Jepang, Australia, India, Amerika, Prancis, Malaysia, South Korea, Inggris, Singapura, Vietnam, Thailand, Portugal, Belgia, Rusia, dan New Zealand.

“Kita berharap tahun depan negara yang terlibat lebih banyak lagi. Itu artinya adalah ide lokal yang dicanangkan di Kota Makassar menjadi bagian yang diminati secara Internasional,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutan dalam closing ceremony F8 Makassar, Minggu (27/08/2023).

Mengangkat tema “Next Generation Treasure”, F8 Makassar adalah wajah kemajuan peradaban dan kebudayaan.

“F8 Makassar tahun ini menunjukkan kualitasnya, bagaimana performance talent bermain di empat panggung, kualitas tenant yang makin hari makin baik, kualitas penonton, kualitas anak-anak kita yang memperlihatkan bakatnya,” ujarnya.

Bahkan fashion desainer lima negara Singapura, Thailand, Laos, Philipina, dan Vietnam tampil di panggung F8 Makassar menampilkan desain terbaiknya.

Spesialnya, Miss Universe Laos Christina Lasasimma juga datang ke Kota Makassar Indonesia menjadi model di panggung utama F8.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

Era Baru Voli Makassar, Supratman Resmi Nahkodai PBVSI Periode 2026–2030

Published

on

Kitasulsel—Makassar – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Makassar resmi menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) di Hotel Lynt Makassar, Rabu (24/6/2026). Forum tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga bola voli di Kota Makassar melalui pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2030.

Muskotlub dihadiri oleh ketua KONI Kota makassar jajaran pengurus PBVSI Sulsel dan Kota Makassar,Pengurus KONI serta perwakilan dari 15 klub bola voli yang memiliki hak suara dalam forum tersebut. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat untuk memajukan prestasi bola voli di Kota Daeng.

Dalam proses pemilihan, Supratman tampil sebagai calon tunggal dan secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua PBVSI Kota Makassar periode 2026–2030.

Terpilihnya Supratman membawa harapan baru bagi pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli di Makassar. Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Makassar itu dinilai memiliki kapasitas dan jaringan yang dapat mendorong kemajuan organisasi serta peningkatan prestasi atlet voli daerah.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Supratman menyampaikan komitmennya untuk membawa PBVSI Kota Makassar menjadi organisasi yang lebih progresif dan berorientasi pada pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, salah satu fokus utama kepengurusan yang akan datang adalah memperkuat pembinaan usia dini sebagai fondasi lahirnya atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, PBVSI Makassar juga akan mendorong penyelenggaraan kompetisi-kompetisi lokal secara rutin guna memberikan ruang bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan menambah jam terbang pertandingan.

“Ini amanah yang akan kami emban sebaik mungkin dan semoga berdampak pada perkembangan bola voli di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya,” ujar Supratman.

Ia menambahkan, sinergi antara pengurus, klub, pelatih, atlet, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga menjadi kunci dalam membangun ekosistem bola voli yang kuat dan berprestasi.

Dengan kepemimpinan baru ini, PBVSI Kota Makassar diharapkan mampu melahirkan program-program pembinaan yang lebih terarah, meningkatkan kualitas kompetisi daerah, serta mengantarkan atlet-atlet Makassar tampil kompetitif di berbagai ajang tingkat provinsi maupun nasional.

Muskotlub PBVSI Makassar 2026 menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk mewujudkan visi menjadikan Makassar sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga bola voli yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.

Continue Reading

Trending