Connect with us

Sepekan, Pemkot Makassar Raih Empat Penghargaan Nasional

Published

on

Kitasulsel—JAKARTA – Beragam prestasi ditorehkan Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi.

Dalam sepekan, Pemkot Makassar bahkan memboyong empat penghargaan nasional sekaligus.

Pada 28 Agustus kemarin, Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi meraih penghargaan dari portal media Indonesia dream.co.id kategori Pemimpin Perempuan Berpengaruh.

Apresiasi itu diserahkan langsung Deputi V Kantor Kepala Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramdhawardani kepada Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi, di Hotel Aryaduta Menteng Jakarta.

Sehari setelah itu, pada 29 Agustus giliran Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang meraih penghargaan dari media Tempo.

Penghargaan tersebut diberikan karena Pemkot Makassar dinilai telah berhasil mengembangkan digitalisasi dalam mendorong peningkatan PAD.

Makassar satu dari lima kota yang mendapat apresiasi dari media Tempo. Empat kota lainnya adalah Tarakan, Medan, Malang, dan Padang Panjang.

Mendapat apresiasi dari media Tempo, Pemkot Makassar langsung menunjukkan eksistensinya tidak hanya di Indonesia tapi juga di kancah dunia.

Terbukti, Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang diundang Asian Development Bank (ADB) sebagai pembicara dalam workshop perpajakan di Tokyo.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar Firma Pagarra di hadapan 10 negara peserta akan memaparkan aplikasi Pakinta atau Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi yang telah mampu mendongkrak peningkatan PAD.

Penghargaan selanjutnya diberikan Gatra Media Grup (GMG) dan diterima oleh Sekretaris Kota Makassar M Ansar, di Soehana Hall The Energy Building SCBD Jakarta Selatan pada 30 Agustus kemarin.

Pemkot Makassar mendapatkan penghargaan kategori Pengembangan Infrastruktur Penunjang Fasilitas Publik.

Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam merancang, membangun, dan memelihara fasilitas untuk membentuk pondasi bagi masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan.

Terakhir adalah Indonesia Awards 2023 kategori Outstanding Award For Integrated Initiative dari INews Media Grup untuk inovasi program Lorong Wisata.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Jakarta Concert Hall INews Tower, 31 Agustus 2023.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto merasa bangga dengan banyaknya raihan penghargaan yang diterima Pemkot Makassar.

“Tentunya ini memacu dan memicu pemerintah daerah untuk terus memberikan inovasi bagi masyarakatnya, juga memberikan dampak dan manfaat bagi sebuah pemerintahan dengan sebuah terobosan-terobosan baru,” kata Danny Pomanto.

Program Lorong Wisata bukan kali pertama meraih penghargaan. Pada Februari 2023 lalu, program ini meraih penghargaan Inovasi Membangun Negeri dari TV One.

Juga pada November 2022, program Lorong Wisata pernah meraih penghargaan Indonesia Smart Nation Awards (ISNA) kategori Inovasi Smart Branding Terbaik Kategori Kota.

Menariknya, Lorong Wisata yang dikembangkan Pemkot Makassar hingga saat ini sudah banyak dikunjungi. Tidak hanya wisatawan domestik tapi juga mancanegara.

Terakhir, Dubes Singapura Mr Kwok Fook Seng datang dan melihat langsung keunggulan Lorong Wisata Zurich yang terletak di Kompleks Dewi Kumala Sari Tamalanrea pada 3 Agustus lalu.

Mr Kwok Fook Seng bahkan memberi apresiasi bagaimana program yang diinisiasi Wali Kota Danny Pomanto ini mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Puteri Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 Berbagi Inspirasi di RRI Pro 1 Makassar, Aura Malaeka Siap Angkat UMKM Luwu Timur ke Pasar Global

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Semangat membangun ekonomi kreatif berbasis potensi daerah kembali digaungkan melalui program “Obrolan Seru (OBSESI)” RRI Pro 1 Makassar. Dalam siaran yang berlangsung di Studio Pro 1 RRI Makassar, Minggu (5/7/2026), para pemenang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta gagasan dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Acara yang dipandu oleh penyiar senior RRI, Syaiful Malik, berlangsung hangat dan interaktif. Bersama Winner Putera Ekraf Sulselbar 2026, Bilal Rahmat Idris, hadir pula Winner Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026, Aura Malaeka Putri Rizaldi, yang menjadi sorotan karena usianya yang masih sangat muda.

Dalam kesempatan tersebut, Aura menceritakan perjalanan hingga berhasil meraih gelar Puteri Ekraf Sulselbar 2026. Meski masih duduk di bangku SMP kelas 1, siswi asal Kabupaten Luwu Timur itu menunjukkan visi yang matang untuk berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kreatif di daerahnya.

Menurut Aura, gelar yang kini disandang bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Program kerja kami nantinya akan lebih banyak menyasar bagaimana mempromosikan hasil-hasil UMKM rumahan, khususnya yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Potensi UMKM di daerah kami sangat besar dan memiliki peluang untuk menembus pasar domestik bahkan pasar global,” ujar Aura dalam dialog tersebut.

Ia menilai, pelaku UMKM membutuhkan ruang promosi yang lebih luas agar produk-produk lokal mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun mancanegara.

Sebagai generasi muda, Aura berharap kehadirannya sebagai Puteri Ekraf Sulselbar mampu menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dengan berbagai peluang pengembangan usaha, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial.

“Semoga kehadiran kami bisa memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di seluruh Sulselbar, dan secara khusus bagi masyarakat Luwu Timur. Kami ingin produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing yang kuat,” tambahnya.

Aura mengungkapkan, setelah dinobatkan sebagai Puteri Ekraf Sulselbar 2026, dirinya telah menyiapkan berbagai program bersama yayasan penyelenggara. Selain menjalankan agenda resmi organisasi, ia juga berkomitmen menghadiri berbagai kegiatan promosi, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi muda sebagai agen promosi dan inovasi.

Sementara itu, host Syaiful Malik mengapresiasi semangat para finalis Putera Puteri Ekraf Sulselbar yang tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar, tetapi juga membawa misi sosial dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di daerah masing-masing.

Program OBSESI RRI Pro 1 Makassar pun menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sosok-sosok muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan UMKM.

Dengan semangat yang dimiliki para duta ekonomi kreatif ini, diharapkan produk-produk unggulan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat semakin dikenal luas, mampu menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Continue Reading

Trending