Danny Pomanto Banyak Libatkan Masyarakat Semarakkan HUT Kota Makassar ke-416
Kitasulsel—MAKASSAR – Tanggal 9 November 2023 merupakan moment yang istimewa bagi Kota Makassar. Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dipimpin Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto itu genap berusia 416 tahun.
Sebagai seorang pemimpin, Danny Pomanto selalu punya ide sendiri dalam menyemarakkan beragam perayaan hari-hari besar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Danny Pomanto menyampaikan di Hari Jadi Kota Makassar tahun ini, pihaknya akan lebih banyak melibatkan masyarakat. Khususnya saat agenda Karnaval Budaya.
“Di ulang tahun kota pelibatan masyarakat itu lebih luas, kami libatkan seluruh RT/RW lewat kelurahannya baik secara berjenjang maupun pada saat puncak acara,” kata Danny Pomanto usai berbincang santai dengan jajaran pimpinan TV One di Amirullah, Kamis (14/09/2023) malam.
Karnaval Budaya selalu masuk dalam acara-acara besar di pemerintahan. Seperti pada saat Rakernas APEKSI XVI Juli lalu hingga Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8).
“Kalau di Apeksi itukan terbatas karena kita hanya mewakili satu kota dari 98 kota, tapi di ulang tahun kota kita libatkan semua,” ujarnya.
Pelibatan masyarakat yang lebih luas sesuai dengan komitmen kepemimpinan Danny Pomanto bersama Fatmawati Rusdi selaku Wakil Wali Kota, yang ingin menjadikan Makassar sebagai kota yang inklusif.
“Memang model kami selama memimpin Makassar adalah bagaimana Makassar untuk masyarakat, sehingga betul-betul semarak, tidak eksklusif. Jadi, semua inklusif, semua pihak dilibatkan, orang tua, anak-anak, sampai masyarakat dari bawah semua terlibat,” ujarnya.
Ini tidak lain untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang resilient, kota memiliki daya tahan yang kuat. Baik itu tahan terhadap iklim, sosial, hingga ekonomi.
“Insya Allah menjadi kota yang memiliki resiliensi yang lebih baik lagi. Kita membutuhkan sebuah social cohesion atau kohevisitas sosial yang kuat apalagi menghadapi masa-masa politik seperti sekarang,” tutur Danny Pomanto.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, beragam rangkaian kegiatan akan menyemarakkan HUT ke-416 Kota Makassar. Baik itu di lorong maupun puncak acara yang digelar secara meriah oleh Pemkot Makassar.
Mulai dengan menyemarakkan lorong-lorong lewat beragam perlombaan, salat subuh berjamaah, dan karnaval budaya yang diikuti 153 kelurahan di Kota Makassar.
“Insya Allah ada banyak hal yang akan kita laporkan kepada masyarakat tentang progres pemerintah kota. Termasuk yang menyangkut visi misi kami yang tentang kota dunia,” tutupnya.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemkab Sidrap dan Pemkot Kendari Tindaklanjuti MoU, Teken PKS Pemenuhan Pangan Asal Hewan untuk Stabilitas Pasokan Telur
Kitasulsel–KENDARI — Menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Pemerintah Kota Kendari terkait kerja sama antardaerah (KAD), jajaran teknis dari kedua daerah resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pemenuhan kebutuhan Pangan Asal Hewan (PAH), khususnya komoditas telur.
Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Kendari, Jumat (29/5/2026), dan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah, bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran.
Kerja sama teknis ini merupakan tindak lanjut konkret dari komitmen kedua kepala daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, serta mendukung program pengendalian inflasi di wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah, menjelaskan bahwa penandatanganan PKS ini menjadi bagian penting dalam implementasi kerja sama strategis antardaerah yang sebelumnya telah disepakati oleh Bupati Sidrap dan Wali Kota Kendari.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek perdagangan komoditas, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah.
“PKS ini adalah bagian dari program Kerja Sama Antar Daerah (KAD) yang menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya penanggulangan inflasi,” ujar Ahmad Dollah usai penandatanganan.
Ia menambahkan, Kabupaten Sidrap sebagai salah satu sentra produksi peternakan terbesar di Sulawesi Selatan memiliki kapasitas produksi telur yang sangat besar dan mampu memenuhi kebutuhan pasar di berbagai daerah, termasuk Kota Kendari.
Melalui kerja sama ini, kata Ahmad Dollah, koordinasi teknis antara kedua daerah akan semakin terstruktur, terutama terkait pola distribusi, standar kualitas produk, hingga kuantitas pasokan telur yang dibutuhkan secara berkelanjutan oleh Kota Kendari.
“Sinergi ini akan memudahkan koordinasi teknis mengenai pola distribusi, standar kualitas, serta kuantitas telur yang dibutuhkan oleh Kota Kendari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Dollah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen menjaga kesinambungan pasokan pangan asal hewan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat Kota Kendari, khususnya dalam mendukung program makan bergizi bagi anak-anak sekolah.
Menurutnya, keberlanjutan distribusi pangan yang terukur dan stabil sangat penting untuk menunjang program peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gejolak harga di pasaran.
“Kami siap menjaga kontinuitas pasokan agar kebutuhan masyarakat Kendari tetap terpenuhi dengan baik, terutama untuk mendukung program makan bergizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kendari menyambut positif kerja sama tersebut karena dinilai akan membantu menjaga ketersediaan pangan, terutama komoditas telur yang memiliki tingkat konsumsi cukup tinggi di wilayah perkotaan.
Kebutuhan telur di Kota Kendari terus mengalami peningkatan seiring pelaksanaan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat dan kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Dengan adanya kerja sama antardaerah ini, distribusi telur diharapkan menjadi lebih efektif, terukur, dan mampu menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen.
Selain menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antarwilayah dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi peternak di Kabupaten Sidrap.
Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis kolaborasi seperti ini dapat menjadi model kerja sama pangan antardaerah yang efektif di kawasan Sulawesi, terutama dalam menghadapi tantangan distribusi pangan dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dengan ditandatanganinya PKS ini, kedua instansi teknis diharapkan dapat segera menjalankan skema distribusi yang lebih terukur dan terintegrasi sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan nasional melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login