Connect with us

Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Facebook

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR,– Pemkot Makassar mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai akun Facebook yang mengatasnamakan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Pasalnya baru-baru ini muncul akun Facebook yang menggunakan foto dan mencatut nama Danny Pomanto untuk tujuan yang tidak jelas.

Akun atas nama ‘Danny Pomanto’ itu bahkan telah mengirim pesan kepada orang-orang terdekat Wali Kota Makassar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismawaty Nur menegaskan akun Facebook dengan nama Danny Pomanto adalah palsu.

“Itu bukan akun asli pak wali. Jadi kita minta masyarakat untuk tidak menanggapi jika ada pesan dari akun tersebut,” tegas Ismawaty Nur, Sabtu (16/09/2023).

Ia juga menyesalkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencatut nama Wali Kota Makassar Danny Pomanto untuk hal-hal tidak baik.

Kata Ismawaty Nur, perbuatan itu jelas merusak reputasi dan nama baik orang nomor satu di Kota Makassar.

“Ini bisa menimbulkan fitnah dan mencoreng nama baik pak wali sebagai kepala daerah,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sambangi Kementerian PUPR,Bupati SAR:Sidrap Target 1 Juta Ton Beras

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Arif, melakukan kunjungan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Irigasi dan Rawa serta Sungai, Rabu, 4 Januari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan besar pemerintah pusat terhadap pembangunan irigasi di Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin Arif menyampaikan bahwa berkat sinergi antara irigasi kewenangan kabupaten, provinsi, hingga pusat, kondisi pertanian Sidrap mengalami kemajuan signifikan.

Sistem irigasi yang semakin baik telah berdampak langsung pada peningkatan produksi beras dan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah, Sidrap sudah tertangani dengan baik. Produksi beras yang sebelumnya berada di angka 400 ribu ton kini meningkat menjadi lebih dari 600 ribu ton,” ujarnya.

Syaharuddin Arif menyampaikan bahwa tidak hanya dari sisi volume, nilai ekonomi pertanian Sidrap juga melonjak tajam, dari sekitar Rp2 triliun menjadi Rp4,5 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap juga menyampaikan harapan dan permohonan dukungan lanjutan untuk tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan peningkatan produksi beras hingga 1 juta ton, sebagai bagian dari komitmen menjadikan Sidrap tetap sebagai lumbung beras nasional.

“Kami kembali datang untuk memohon support dan bantuan berkelanjutan dari Bapak Menteri PUPR, Bapak Dirjen, dan Bapak Direktur. Semoga Sidrap terus berkontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan infrastruktur irigasi yang berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan Indonesia. (ibe)

Continue Reading

Trending