Connect with us

Dipilih 9 Komisariat,Haikun Resmi Pimpin PP IPMALUTIM Periode 2023-2025

Published

on

Kitasulsel—LuwuTimur—Saudara Haikun terpilih sebagai Ketua Formatur PP IPMALUTIM 2023 – 2025 di Aula Kantor Kecamatan Kalaena Senin,25/09/2023 pukul 19.20.

Adapun Haikun terpilih dengan kemenagan besar.,Adapun ada 9 Komisariat Kecamatan yang menyatakan pilihannya. Kemenangan ini merupakan Kemenangan pertama dari Kom. Kalaena yang membawa harapan agar PP IPMALUTIM menjadi wadah yang dapat merangkul dan mewadahi seluruh kader ditiap Komisariat.

Harapan ini merupakan sebuah harapan agar dengan lahirnya kebersamaan yang erat antar Komisariat dapat menciptakan kader yang dapat menjalankan roda organisasi sebagaimana fungsi organisasi dalam tingkatan Kemahasiswaan.

Haikun pun menambahkan bahwa pemikiran yang berwawasan, plural dan futuristik haruslah di kedepankan sebab Luwu timur dikenal sebagai Bumi Batara Guru atau tempat lahirnya Moral, hal ini tertuang dalam Epic I Lagaligo.

Kedepannya, kata mahasiswa Pascasarjana ini bahwa kehadiran beliau memajukan diri di Kongres ini bukan atas asas ambisi, tendensi, melainkan atas dasar memajukan lembaga.

Adapun kongres yang dihadiri oleh 9 Komisariat Kecamatan (Kom. Nuha, Kom. Wasuponda, Kom. Towoti, Kom. Malili, Kom. Angkona, Kom. Burau , Kom. Tomoni Timur, Mangkutana, Kalaena) dan steering ini diakhiri dengan pembacaan Konsederan oleh Kordinator Stering dan diikuti dengan sorak serta tepuk tangan oleh seluruh peserta yang hadir di forum Kongres IX PP IPMALUTIM.

Kord. Stering (Saudara Dondi) menyatakan bahwa dengan terpilihnya saudara Haikun maka Kongres telah usai dengan peserta Kongres yang Korum dan sah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp, Perkuat Kapasitas dan Integritas Pejabat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang pada 22–28 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas, integritas, dan karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama bulan Ramadan.

Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (18/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan kepala sekolah dalam Ramadan Leadership Camp merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan di daerah.

“Pada dasarnya kepala sekolah adalah guru yang mendapat penugasan, tetapi dalam praktiknya mereka merupakan pimpinan manajerial di sekolah. Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan menjadi sangat penting,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini, Dinas Pendidikan Sulsel menugaskan sekitar 100 kepala sekolah sebagai peserta.

“Ini adalah kebijakan Bapak Gubernur melalui program retreat dan leadership camp. Kami diminta mengikutkan kepala sekolah agar ada peningkatan kompetensi, khususnya dalam kepemimpinan dan tata kelola,” katanya.

Menurut Iqbal, salah satu materi penting yang akan diterima peserta adalah pengelolaan keuangan sekolah, khususnya terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepala sekolah mengelola dana BOS, sehingga sangat penting bagi mereka memahami tata kelola keuangan yang benar, akuntabel, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Selain pengelolaan keuangan, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai aturan pemerintahan, mitigasi persoalan administrasi, serta pencegahan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sekolah.

“Saya kira kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan wawasan kita semua dan semoga berdampak langsung pada peningkatan kualitas kepemimpinan di sekolah,” tutur Iqbal.

Program Ramadan Leadership Camp ini merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, agar seluruh pejabat memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya dalam tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Peserta kegiatan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Administrator, Pengawas, serta kepala sekolah di lingkup Pemprov Sulsel.

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti ceramah umum dan sesi penguatan kebijakan strategis nasional dengan menghadirkan menteri dan pimpinan lembaga negara, unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan BPK RI Perwakilan Sulsel, akademisi, serta praktisi hukum dari berbagai perguruan tinggi.

Ramadan Leadership Camp diharapkan menjadi sarana pembentukan pejabat dan pimpinan pendidikan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan akhlak kepemimpinan yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending