Rudianto Lallo Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Komunitas Perjaka
Kitasulsel—MAKASSAR-– Komunitas Persatuan Pejalan Kaki Bukit Baruga atau Perjaka memperingati Milad ke-8 dengan menggelar jalan sehat di Jalan Raya Baruga, Minggu, 1/10/2023. Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo turut menghadiri sekaligus melepas ribuan peserta jalan sehat.
Usai melepas peserta jalan sehat, Rudianto Lallo berharap agar perjaka ini dapat mengisnpirasi masyarakat di Makassar, tidak hanya warga yang tinggal di kompeks perumahan tapi juga yang tinggal dipemukiman.
“Ini salah satu cara hidup sehat tanpa biaya alias gratis. Komunitas ini harus kita sebarkan, jangan hanya warga Bukit Baruga yang setiap hari berjalan kaki, tapi masyarakat diluar dari perumahan ini juga harus rutin berjalan kaki agar tetap bugar,”kata Rudianto Lallo.

Rudianto Lallo meyebutkan aktivitas berjalan kaki ini sangat baik untuk kesehatan dan pelaksanaanya tidak membutuhkan peralatan. Kata dia, selagi masih sanggup berjalan kaki maka rutinitas ini dapat terlaksana.
“Jadi sangat sederhana, sendiri jadi, apalagi jika ada ribuan seperti yang ada di Milad ke-8 Perjaka ini, pasti tambah semangat,”ujar Rudianto Lallo.
Dia juga menyebutkan jika didalam tubuh yang sehat maka terdapat jiwa yang kuat. Maksudnya kata Rudianto Lallo jika seseorang sehat maka cara berpikirnya pasti positif. Jadi mari bersama-sama menularkan kegiatan kegiatan positif ini kepada khalayak luas.
Ketua Panitia Milad ke-8 Perjaka, Azwar menyampaikan banyak terima kasih atas kehadiran dan partisipasi Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo di Milad Komunitas Perjaka. dia menyebutkan komunitas ini akan hadir menjadi inspirasi hidup sehat yang sederhana.
“Pertama kami ucapakan atas kehadiran Anak Rakyat Bapak Rudianto Lallo di kegiatan ini. Alhamdilillah, berkat supportnya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,”paparnya.
Legislator Makassar itu menyampaikan di Milad ke-8 ini, panitia menggelar berbagai kegiatan, seperti bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu, selain itu ada pula makan gratis.
“Puncaknya hari ini, yaitu jalan santai dengan hadiah utama dua paket ibadah umroh dan satu unit motor serta puluhan hadiah menarik lainnya. “tutup Politisi PKS itu.
NEWS
Menunda 5 Tahun Demi Keyakinan, La Beddu Akhirnya Berangkat Haji Bersama Annur dan Sang Anak
KITASULSEL—SIDRAP — Di tengah riuh persiapan keberangkatan jamaah calon haji tahun 2026, terselip kisah penuh keteguhan dari seorang lansia asal Kabupaten Sidrap, La Beddu.
Pria berusia 67 tahun asal Panreng, Kecamatan Baranti ini telah menunggu selama 15 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Penantian panjang itu bukan semata karena antrean, tetapi karena sebuah keyakinan—bahwa ia ingin berangkat ke Tanah Suci bersama pendamping yang ia percayai sepenuh hati: PT Annur Maarif.
Padahal, lima tahun lalu namanya telah lebih dulu dipanggil. Kesempatan berhaji sudah terbuka. Namun saat itu, La Beddu memilih menunda.
“Sudah naik nama lima tahun lalu, tapi bukan Annur… Melo mokka ko Annur yola,” ujarnya dengan logat khas Bugis, yang berarti ia ingin berangkat jika bersama Annur.
Bagi La Beddu, haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin yang membutuhkan rasa tenang dan keyakinan penuh. Ia mengaku sering mendengar cerita tentang pelayanan Annur Maarif—tentang bagaimana jamaah diperlakukan dengan penuh perhatian, dibimbing dengan sabar, dan dijaga sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Cerita-cerita itulah yang tertanam kuat di benaknya, hingga ia rela menunda keberangkatan demi mendapatkan pengalaman ibadah yang menurutnya lebih “sempurna”.
Kini, penantian panjang itu akhirnya terbayar. Tahun ini, La Beddu dipastikan berangkat sebagai jamaah calon haji, bahkan lebih istimewa lagi, ia akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut bersama anaknya.
Keduanya tergabung dalam KBIHU Kecamatan Baranti dan masuk dalam kloter 2 jamaah calon haji asal Sidrap embarkasi Ujung Pandang.
Bagi La Beddu, kebersamaan dengan anaknya menjadi anugerah tersendiri dalam perjalanan suci ini. Ia tidak hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga doa dan cinta seorang ayah yang ingin menapaki jejak spiritual bersama darah dagingnya.
Di usianya yang tidak lagi muda, langkah La Beddu mungkin tak sekuat dulu. Namun tekadnya justru semakin kokoh. Ia percaya, dengan pendampingan yang tepat, perjalanan hajinya akan menjadi lebih ringan dan bermakna.
Kisah La Beddu menjadi potret sederhana tentang bagaimana ibadah haji bukan hanya soal giliran, tetapi juga tentang keyakinan, kesiapan hati, dan rasa percaya.
Di balik angka-angka kuota dan jadwal keberangkatan, ada cerita-cerita seperti La Beddu—yang mengajarkan bahwa menunggu dengan sabar, memilih dengan yakin, dan melangkah dengan tenang adalah bagian dari perjalanan menuju panggilan Ilahi.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login