Connect with us

Seokarno Cup 2023, Dispora Rekrut Pemain Terbaik Liga Anak Lorong Makassar

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar bekerjasama dengan Panitia Liga Anak Lorong bakal memperketat lagi keamanan.

Diketahui, setelah seleksi ditingkat Kecamatan, partai Final tingkat Kota akan digelar , Senin (16/10) besok di Lapangan Telkom akan mempunyai tensi tenggi dan paling ditunggu -tunggu bagi pencinta Sepakbola “Baik Untuk Semua” menuju Gelora Bung Karno Jakarta.

“Semua sudah siapkan untuk Final.

Sebelumnya laga itu, ada pertandingan persahabatan Pemkot Makassar Vs DPRD Makassar. Pelaksanaan pertandingan Liga Anak Lorong tingkat Kota sudah maksimal dengan menjunjung tinggi sportifitas dan Fair Play,”kata Kadispora Makassar, Andi Patiware kepada Media.

Sedangkan berbicara keamanan, ia sudah mengantisipasi meningkatkan lagi. Panitia pelaksana sudah siapkan. Karena partai Final pada Liga Anak Lorong Makassar sangat bergengsi untuk kedua Tim sebelasan yang ingin mengeluarkan permainan terbaiknya dengan mengolah “si kulit bundar” (Bola) di lapangan.

“Keamanan kami sudah bersurat ke Polrestabes Makassar dan Satpol PP kota BKO Kecamatan.Tak lupa kami juga koordinasi ke teman-teman camat untuk kolaborasi pada laga ini. Apalagi bapak Wali Kota Makassar (Moh Ramdhan Pomanto) ingin Liga Anak Lorong sukses dan melahirkan pemain sepakbola hebat,”ungkap Mantan Camat Ujung Pandang ini.

“Pemain kategori terbaik akan mendapatkan penghargaan pada setiap kecamatan. Dimana akan digabung dari tingkat kota ke Regional Nasional menghadapi Tim -tim di Manado,”tambahnya.

Sekadar diketahui, kesebelasan yang berhasil masuk ke babak final Liga Anak Lorong tingkat Kota Makassar, yakni, Tim dari Kecamatan Tallo akan berhadapan dengan tim dari Kecamatan Tamalanrea. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp, Perkuat Kapasitas dan Integritas Pejabat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang pada 22–28 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas, integritas, dan karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama bulan Ramadan.

Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (18/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan kepala sekolah dalam Ramadan Leadership Camp merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan di daerah.

“Pada dasarnya kepala sekolah adalah guru yang mendapat penugasan, tetapi dalam praktiknya mereka merupakan pimpinan manajerial di sekolah. Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan menjadi sangat penting,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini, Dinas Pendidikan Sulsel menugaskan sekitar 100 kepala sekolah sebagai peserta.

“Ini adalah kebijakan Bapak Gubernur melalui program retreat dan leadership camp. Kami diminta mengikutkan kepala sekolah agar ada peningkatan kompetensi, khususnya dalam kepemimpinan dan tata kelola,” katanya.

Menurut Iqbal, salah satu materi penting yang akan diterima peserta adalah pengelolaan keuangan sekolah, khususnya terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepala sekolah mengelola dana BOS, sehingga sangat penting bagi mereka memahami tata kelola keuangan yang benar, akuntabel, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Selain pengelolaan keuangan, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai aturan pemerintahan, mitigasi persoalan administrasi, serta pencegahan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sekolah.

“Saya kira kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan wawasan kita semua dan semoga berdampak langsung pada peningkatan kualitas kepemimpinan di sekolah,” tutur Iqbal.

Program Ramadan Leadership Camp ini merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, agar seluruh pejabat memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya dalam tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Peserta kegiatan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Administrator, Pengawas, serta kepala sekolah di lingkup Pemprov Sulsel.

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti ceramah umum dan sesi penguatan kebijakan strategis nasional dengan menghadirkan menteri dan pimpinan lembaga negara, unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan BPK RI Perwakilan Sulsel, akademisi, serta praktisi hukum dari berbagai perguruan tinggi.

Ramadan Leadership Camp diharapkan menjadi sarana pembentukan pejabat dan pimpinan pendidikan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan akhlak kepemimpinan yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending