Connect with us

Menuju Makassar Zero Stunting,Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Turun Langsung Kunjungi Rumah Keluarga Terdampak

Published

on

kitasulsel—Makassar—Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar mengunjungi anak penderita stunting, pada Jumat (27/10/2023).

Makassar Zero Stunting 2024 merupakan salah satu program prioritas yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Kepala Dinas DKP Kota Makassar, Bapak Mahyuddin, S.STP, M.AP didampingi Sekretaris Dinas, Ibu Puspawati Hera, S.Sos, M.Si beserta staf DKP melakukan kunjungan di dua rumah keluarga yang terdapat anak Stunting yang letaknya berada di Kelurahan Lembo dan Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo Kota Makassar. Turut hadir pada kunjungan tersebut Tim Pendamping Keluarga (TPK) yakni PKK Bidan Puskesmas dan Kader KB (IMP).

Kunjungan pertama dilakukan di rumah anak asuh Stunting di Kelurahan Lembo dan Kecamatan Tallo dan sekarang mengalami perkembangan yang signifikan setelah mendapatkan asupan gizi dengan baik. Lalu kunjungan kedua di rumah anak asuh Stunting Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo yang kini bertambah baik setelah nutrisinya terpenuhi dan sudah memiliki nafsu makan yang baik.

Sebelumnya pihak DKP juga telah menyambangi kedua anak tersebut yang menjadi tugas untuk memberikan asupan gizi berupa susu, makanan jadi, maupun biskuit yang diperlukan untuk anak Stunting dan ibunya. Sebelum melakukan intervensi makanan Dinas Ketahanan Pangan melakukan survei untuk memastikan umur, apa yang diperlukan anak dan kondisi ibunya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp, Perkuat Kapasitas dan Integritas Pejabat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang pada 22–28 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas, integritas, dan karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama bulan Ramadan.

Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (18/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan kepala sekolah dalam Ramadan Leadership Camp merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan di daerah.

“Pada dasarnya kepala sekolah adalah guru yang mendapat penugasan, tetapi dalam praktiknya mereka merupakan pimpinan manajerial di sekolah. Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan menjadi sangat penting,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini, Dinas Pendidikan Sulsel menugaskan sekitar 100 kepala sekolah sebagai peserta.

“Ini adalah kebijakan Bapak Gubernur melalui program retreat dan leadership camp. Kami diminta mengikutkan kepala sekolah agar ada peningkatan kompetensi, khususnya dalam kepemimpinan dan tata kelola,” katanya.

Menurut Iqbal, salah satu materi penting yang akan diterima peserta adalah pengelolaan keuangan sekolah, khususnya terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepala sekolah mengelola dana BOS, sehingga sangat penting bagi mereka memahami tata kelola keuangan yang benar, akuntabel, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Selain pengelolaan keuangan, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai aturan pemerintahan, mitigasi persoalan administrasi, serta pencegahan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sekolah.

“Saya kira kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan wawasan kita semua dan semoga berdampak langsung pada peningkatan kualitas kepemimpinan di sekolah,” tutur Iqbal.

Program Ramadan Leadership Camp ini merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, agar seluruh pejabat memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya dalam tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Peserta kegiatan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Administrator, Pengawas, serta kepala sekolah di lingkup Pemprov Sulsel.

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti ceramah umum dan sesi penguatan kebijakan strategis nasional dengan menghadirkan menteri dan pimpinan lembaga negara, unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan BPK RI Perwakilan Sulsel, akademisi, serta praktisi hukum dari berbagai perguruan tinggi.

Ramadan Leadership Camp diharapkan menjadi sarana pembentukan pejabat dan pimpinan pendidikan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan akhlak kepemimpinan yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending