Connect with us

Danny Pomanto Ajak Umat Kristiani Perkuat Keimanan di Momen Paskah

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pada momen Paskah ini, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengajak umat Kristiani untuk memperkuat keimanan umat.

“Tentunya pada momen ini mari sama-sama kita memperkuat keimanan kita,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutannya di Gereja Santo Yoseph Jl Gunung Latimojong, Minggu, (31/3/2024).

Ini, kata Danny, sejalan dengan program Perkuatan Keimanan Umat Pemkot Makassar.

Dengan begitu, jika semua masyarakat memperkuat keimanan masing-masing maka sama dengan memperkuat kota ini.

Juga dengan Program Jagai Anakta’. Ia mengaku senang melihat antusiasme anak-anak mendatangi rumah ibadah.

Olehnya, dia menuturkan, kedua orangtua mendukung langkah Pemkot Makassar.

“Mereka sebagai bekal, investasi kita. Tidak ada pelanjut kita kecuali anak-anak kita sendiri,” ucapnya.

“Jika semuanya kuat saya yakin kota ini akan sangat kuat, umat akan kuat,” pesannya.

Dengan kondisi cuaca yang tak menentu, Danny mengharapkan warga Makassar senantiasa berdoa untuk kebaikan Kota Makassar.

Pasalnya, saat ini bencana alam banyak terjadi di mana-mana. Seperti, banjir, longsor, angin puting beliung dan sebagainya.

“Kita bersyukur karena Makassar selalu mendapatkan perlindungan Tuhan. Itu tidak lain ialah doa-doa kita,” harapnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Sambut Positif Perda Pendidikan Akhlak Mulia, Pj Gubernur Prof Zudan: Nilai-Nilai Moralitas Pahlawan Sulsel Perlu Digali

Published

on

Kitasulsel–Makassar Dalam suasana Rapat Paripurna dengan agenda utama Persetujuan Bersama Gubernur dan DPRD Sulsel terhadap Ranperda APBD 2025 di Kantor DPRD Sulsel pada Kamis, 19 September 2024, Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyambut dengan positif kehadiran Perda tentang Pendidikan Akhlak Mulia.

“Saya menyambut baik Ibu dan Bapak terkait Perda Akhlak Mulia yang Ibu dan Bapak dorong itu bagus sekali,” ungkap Prof Zudan.

Prof Zudan menekankan pentingnya Perda ini dalam mendukung identitas Sulsel yang dapat menjadi kebanggaan nasional.

Ia juga menyoroti implementasi operasional dari Perda ini, dimana nilai-nilai akhlak mulia dapat dijadikan sebagai kurikulum lokal dengan mengambil contoh dari pahlawan-pahlawan nasional yang berasal dari Sulsel.

“Jadi sangat ingin saya bisa menggali nilai-nilai moralitas tinggi dari para pahlawan yang dimiliki Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Dia menegaskan pentingnya pemahaman akan sejarah lokal, mulai dari tingkat anak-anak TK atau PAUD hingga SMA.

“Saya mendorong agar cerita-cerita tentang tokoh lokal seperti Sultan Hasanuddin, Andi Pettarani, dan Andi Mappanyukki diajarkan secara mendalam sebagai bagian dari nilai-nilai moralitas lokal yang dapat menginspirasi generasi muda.

Inilah yang menjadi nilai-nilai moralitas di tingkat lokal sehingga bisa mewarnai generasi muda dan naik menjadi kebanggaan dan identitas nasional,” terang Prof Zudan. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.