Connect with us

Dinas Ketahanan Pangan

Antisipasi Inflasi Jelang Idul Adha, Pemkot Makassar Terapkan Sistem Berlapis

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota Makassar mulai mengoptimalkan pasar murah untuk mengantisipasi Inflasi jelang hari raya Idul Adha.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, kestabilan harga di Makassar cukup terjaga.

Bahkan, pemkot Makassar melakukan sistem berlapis seperti gerakan pangan murah dengan Tokomoditi di kontainer kelurahan dilapisi dengan deseminasi masyarakat dan operasi pasar.

“Makassar cukup terjaga, kita punya sistem berlapis. Tidak boleh terlalu rendah juga, karena kalau terlalu rendah nanti kemampuan masyarakat melemah,” kata Danny.

Selain itu, pemkot memiliki 10 mobil anti inflasi. Garda anti inflasi ini kata Danny, telah terlatih sebab telah dilengkapi dengan pantauan harga real time.

“Kita tahu komoditi apa yang harus kita intervensi, rumusnya sederhana, jadi harus disiplin,” bebernya.

BACA JUGA  Akademisi UNM Apresiasi Replika Lorong Wisata Dihadirkan di F8 Makassar

Seminggu jelang Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar mulai turun melakukan gerakan pangan murah di setiap kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Alamsyah Sahabuddin mengatakan, gerakan pangan murah bertujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh pangan murah.

Adapun bahan pokok yang disiapkan meliputi beras, minyak goreng, telur dan terigu.

“Ini membantu warga memperoleh bahan pokok murah bagi masyarakat kurang mampu,” ucap Alamsyah.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Dinas Ketahanan Pangan

Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gelar Pasar Murah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Gerakan Pangan Murah yang digagas Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar kembali menuai antusiasme masyarakat, Selasa, 14 Januari 2025.

Sejak pukul 07.30 WITA, ratusan warga berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan di Kontainer Terpadu (Konter), Jalan Mannuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh bahan pangan murah di tengah tekanan ekonomi.

Berdesakan dengan semangat, masyarakat rela mengantre demi mendapatkan berbagai bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan sayuran segar.

Menurut Rahmaniar Syamsul, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, program ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

BACA JUGA  DKP Kota Makassar Salurkan Cadangan Pangan Pemerintah Tahap II Tahun 2024

”Program ini adalah salah satu instrumen kami untuk menstabilkan harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi pangan di Kota Makassar,”* jelas Rahmaniar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan digelar rutin sebanyak empat kali dalam sebulan. Setelah Sudiang Raya, program ini akan dilanjutkan ke Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, sebagai bagian dari jadwal rotasi distribusi.

Daftar Harga Pangan Murah

Dalam kegiatan kali ini, sejumlah komoditas ditawarkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar tradisional:

1. Cabai 1 kg: Rp55.000

2. Bawang merah 1 kg: Rp25.000

3. Jagung (2 biji): Rp5.000

4. Tomat 1 kg: Rp15.000

5. Sawi 1 kg: Rp10.000

6. Kol 1 kg: Rp10.000

7. Buah salak 2 kg: Rp15.000. (*)

BACA JUGA  Sehari Jelang Idul Adha 1445 H, Plt Kadis Ketapang Dampingi Walikota Makassar Pantau Pasar Terong dan Pa’baeng baeng
Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel