Connect with us

Dinas Ketahanan Pangan

Indira Yusuf Apresiasi Longwis Ceria Rappocini: Makassar Semakin Bahagia

Published

on

Kitasulsel–Makassar Indira Yusuf Ismail mengapresiasi Lorong Wisata (Longwis) Ceria di Kecamatan Rappocini. Ia mengagumi Longwis Ceria yang berhasil menciptakan nuansa persis seperti namanya.

“Ini luar biasa sekali, patut diapresiasi ini sudah memenuhi standar. Pemerintahan Kecamatan Rappocini, Kelurahan Buakana, seluruh tokoh masyarakat, tentu kita sama-sama membangun lorong untuk membuat kita bahagia,” pungkas Indira, Minggu (04/08/2024).

Kunjungan bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Indira menjelajahi sepanjang Longwis Ceria di sore hari. Ia mengagumi Longwis Ceria yang berhasil menciptakan nuansa persis seperti namanya lorongnya ceria.

Begitu memasuki gerbang lorong wisata Ceria, nuansa mural warna-warni telah memanjakan mata.

Warga setempat pun tidak membiarkan bagian atas lorong wisata kosong. Mereka mengisinya dengan berbagai ornamen unik, seperti payung dan gantungan-gantungan unik. Lorong yang sebelumnya merupakan gang kumuh ini kini bisa membuat warga betah duduk berlama-lama.

BACA JUGA  Gerakan Pangan Murah DKP Makassar di Mattoangin Disambut Antusias Warga

Indira menegaskan pentingnya evaluasi dan inovasi berkelanjutan agar Lorong Wisata ini terus berkembang. Ia menyarankan agar lorong wisata ini menjadi pilot project yang dapat diadopsi oleh seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar.

“Pak Camat, tolong ini menjadi pilot project lorong yang ada di semua kecamatan dan kelurahan. Ini sangat luar biasa,” pungkas Indira.

Indira juga turut meminta sinergitas PKK Kecamatan Rappocini dan PKK Kelurahan Buakana untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota dalam membawa kecamatan menjadi yang terbaik.

Sementara itu Camat Rappocini, M Aminuddin mengungkapkan bahwa Longwis Ceria berhasil merangkul anak muda yang dulunya gemar mabuk-mabukan, kini menyalurkan sisi kreatif mereka ke dalam mural Longwis Ceria.

BACA JUGA  Plt Kadis Ketahanan Pangan Kota Makassar Menghadiri Kegiatan Kota Anti Korupsi Thn Anggaran 2025

Susunan paving jalan dilukis dengan cat warna-warni, setiap beberapa langkah menyediakan lukisan yang bisa dimainkan, seperti ular tangga dan dende. Longwis Ceria berhasil menjadi lorong interaktif.

Aminuddin mengungkapkan lorong ini menjadi salah satu representasi mengapa Kota Makassar masuk sebagai salah satu kota paling bahagia di dunia.

“Lorong wisatanya bukan cuma warna-warni saja, tetapi dilukis dan salah satu lukisan seperti tempat bermain anak-anak yang menjadi inspirasi dalam survei Kota Terbahagia di Dunia,” jelas Aminuddin.

Indira turut meminta sinergitas PKK Kecamatan Rappocini dan PKK Kelurahan Buakana untuk terus bekerja sama dengan pemerintah kota dalam membawa kecamatan menjadi yang terbaik. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Dinas Ketahanan Pangan

Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gelar Pasar Murah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Gerakan Pangan Murah yang digagas Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar kembali menuai antusiasme masyarakat, Selasa, 14 Januari 2025.

Sejak pukul 07.30 WITA, ratusan warga berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan di Kontainer Terpadu (Konter), Jalan Mannuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh bahan pangan murah di tengah tekanan ekonomi.

Berdesakan dengan semangat, masyarakat rela mengantre demi mendapatkan berbagai bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan sayuran segar.

Menurut Rahmaniar Syamsul, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, program ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

BACA JUGA  Plt Kepala DKP Alamsyah Terima Kunjungan Pemkab Mamuju

”Program ini adalah salah satu instrumen kami untuk menstabilkan harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi pangan di Kota Makassar,”* jelas Rahmaniar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan digelar rutin sebanyak empat kali dalam sebulan. Setelah Sudiang Raya, program ini akan dilanjutkan ke Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, sebagai bagian dari jadwal rotasi distribusi.

Daftar Harga Pangan Murah

Dalam kegiatan kali ini, sejumlah komoditas ditawarkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar tradisional:

1. Cabai 1 kg: Rp55.000

2. Bawang merah 1 kg: Rp25.000

3. Jagung (2 biji): Rp5.000

4. Tomat 1 kg: Rp15.000

5. Sawi 1 kg: Rp10.000

6. Kol 1 kg: Rp10.000

7. Buah salak 2 kg: Rp15.000. (*)

BACA JUGA  Plt Kadis Ketahanan Pangan Kota Makassar Menghadiri Kegiatan Kota Anti Korupsi Thn Anggaran 2025
Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel