Connect with us

OLAHRAGA

ACC Batasi Pemain Asing, PSM Makassar Siapkan 5 Pemain

Published

on

Kitasulsel–Makassar – PSM Makassar tak bisa turun full dengan delapan pemain asing di ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.

Penyebabnya, regulasi turnamen antarklub Asia Tenggara tersebut hanya membebaskan klub mendaftarkan berapa pun pemain asing.

Namun, hanya ada enam pemain asing maksimal dalam susunan pemain setiap pertandingan.

Hal ini dijelaskan oleh Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim melalui keterangan tertulis, Minggu (11/8/2024).

“Aturannya bebas mendaftarkan berapa pun pemain asing, tapi cuma enam pemain asing yang dipilih dalam susunan pemain per pertandingan,” jelasnya.

Pria akrab disapa Sule ini melanjutkan, dari enam pemain asing di susunan pemain, satu di antaranya untuk pemain berpaspor negara Asia Tenggara (ASEAN).

“Jika memasukkan enam pemain asing di dalam susunan pemain, maka satu pemain asing harus berpaspor negara ASEAN,” tuturnya.

Jika melihat regulasi tersebut tentu bisa merugikan PSM Makassar.

Sebab, Laskar Pinisi tak bisa memanfaatkan delapan tenaga legiun asingnya di ACC.

Ditambah lagi, hanya lima pemain asing bisa masuk susunan pemain.

Lantaran PSM Makassar tak memiliki pemain asing berpaspor negara ASEAN.

Tiga pemain berasal dari Benua afrika, Yuran Fernandes (Cape Verde), Tito Okello (Sudan Selatan) dan Latyr Fall (Senegal).

Kemudian dua pemain dari Amerika Latin, Aloisio Neto dan Victor Luiz yang berkebangsaan Brasil.

BACA JUGA  Ikut Latihan Bareng Timnas, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Langsung di ‘Ospek’

Dua lainnya asal Benua Eropa, Adilson Silva (Portugal) dan Nermin Haljeta (Slovenia).

Satu pemain asing lagi berasal dari Benua Asia, yaitu Daisuke Sakai (Jepang).

Sule pun membenarkan PSM Makassar hanya bisa memainkan lima pemain asing di pertandingan kompetisi ACC.

“Iya (hanya lima pemain asing bisa dimainkan),” ujarnya.

PSM Makassar tergabung di Grup A pada ACC. Satu grup dengan BG Pathum United, Shan United, Svay Rieng, Terengganu FC dan Dong A Thanh Hoa.

Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ditarget bisa mengharumkan nama Indonesia di turnamen sepak bola Asia Tenggara.

Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin mengatakan, pihaknya tak memulai musim ala kadarnya.

Persiapan matang dilakukan serta kerja keras terus ditunjukkan.

Ia berharap, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini bisa eksis di ACC.

“Tentu kita berharap eksis di sana (ACC),” ungkap Fajrin.

Kekuatan Lawan PSM Makassar di ACC

PSM Makassar tergabung di Grup A pada ACC.

Laga perdana melawan wakil Thailand, BG Pathum United di Stadion Batakan, Balikpapan, Rabu (21/8/2024).

BG Pathum United musim lalu finish di peringkat empat.

Bahkan, juara Liga Thailand 2020/2021 itu mampu mengalahkan raksasa Jerman, Borussia Dortmund pada laga uji coba dengan skor

Setelah itu meladeni wakil Myanmar, Shan United di Stadion Batakan, Rabu (25/9/2024).

BACA JUGA  Tiba di Korsel, Tim U-20 Indonesia Siap Ikuti Seoul Earth on Us Cup

Shan United lolos ke ACC setelah mengalahkan wakil Brunei Darussalam, Kazuka FC di babak playoff.

Pertemuan PSM Makassar dan Shan United sendiri bukanlah pertama kalinya.

Kedua tim pernah bersua di Grup H Piala AFC 2020. Kala itu Laskar Pinisi menang 3-1 di leg pertama.

Namun, leg kedua batal digelar dan kompetisi dihentikan karena Covid-19.

Kendati demikian, kekuatan Shan United yang kini diasuh Myo Hlaing Win tentu berbeda. Sebab, diisi banyak oleh pemain Timnas Myanmar.

Bahkan, musim lalu Shan United merupakan juara Myanmar National League 2023.

Selanjutnya, Yuran Fernandes cs akan terbang ke Kamboja untuk lawan Svay Rieng pada Rabu (8/1/2025).

Svay Rieng merupakan jawara Cambodian Premier League musim lalu.

Mereka bahkan ikut menyabet trofi Piala Kamboja (atau Hun Sen Cup) edisi 2023/2024.

Svay Rieng melaju ke ACC usai menekuk Young Elephants di babak playoff.

Laga keempat PSM Makassar melawan wakil Malaysia, Terengganu.

Terengganu mengakhiri Liga Super Malaysia musim lalu juga di peringkat empat.

Terakhir, menjamu wakil Vietnam, Dong A Thanh Hoa.

Klub ini memang mengakhiri musim di peringkat delapan, tapi perlu diingat PSM Makassar selalu kewalahan jika menghadapi klub asal Vietnam.

Jadwal PSM Makassar di ACC 2024/2025

Pertandingan Pertama

PSM Makassar vs BG Pathum United

BACA JUGA  Jelang Indonesia Vs Jepang: Samurai Biru Dijagokan, Skuad Garuda tak Gentar

Rabu, 21 Agustus 2024

Pukul 19.30 Wita

Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur

Pertandingan Kedua

PSM Makassar vs Shan United

Rabu, 25 September 2024

Pukul-

Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur

Pertandingan Ketiga

Svay Rieng vs PSM Makassar

Rabu, 8 Januari 2025

Pukul –

Stadion Olimpiade Phnom Penh

Pertandingan Keempat

Terengganu FC vs PSM Makassar

Rabu, 22 Januari 2025

Sultan Mizan Zainal Abidin Stadium

Pertandingan Kelima

PSM Makassar vs Dong A Thang Hoa FC

Rabu, 5 Februari 2025

Pukul-

Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur

Skuad Sementara PSM Makassar

Kiper

1. Reza Arya Pratama

2. M Ardiansyah

3. Raka Octa Bernanda

4. Syamil Bahij Irawan

5. Hilman Syah

Bek Tengah

6. Yuran Fernandes

7. Sulthan Zaky

8. Aloisio Soares Neto

Bek sayap

9. Daffa Salman

10. Syahrul Lasinari

11. Dimas Sukarno

12. Victor Luiz

Gelandang

13. Adil Nur Bangsawan

14. Ananda Raehan

15. Rasyid Bakri

16. Akbar Tanjung

17. M Arfan

18. Achmad Fahrul Aditya

19. Latyr Fall

20. Daisuke Sakai

Penyerang sayap

21. Mufli Hidayat

22. Rizky Eka

23. Muhammad Dzaky

24. Victor Dethan

25. Rizal

26. Abdul Rahman

Striker

27. Ricky Pratama

28. Adilson da Silva

29. Andy Harjito

30. Muhammad Arham Darmawan

31. Nermin Haljeta

32. Tito Okello (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  PSM Makassar Pepet Persib Bandung di Puncak Klasemen Liga 1, PSBS Biak dan Persis Solo Juru Kunci

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Ikut Latihan Bareng Timnas, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Langsung di ‘Ospek’

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Shin Tae Yong Pastikan Tetap Panggil Pratama Arhan ke Timnas Indonesia

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending