Connect with us

OLAHRAGA

Susul De Ligt, Noussair Mazraoui Resmi Berlabuh ke MU

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Manchester United juga langsung menuntaskan transfer Noussair Mazraoui. Bek Maroko itu diumumkan usai kedatangan Matthijs de Ligt.

Transfer Mazraoui juga rampung pada Rabu (14/8/2024) dini hari WIB. Pemain Maroko itu meneken kontrak sampai 2028, dengan opsi perpanjangan setahun.

Kepindahan Mazraoui, yang kabarnya ditebus 20 juta Euro, diumumkan tak lama setelah transfer De Ligt. Bek Belanda itu juga dikontrak sampai 2029.

Mazraoui sendiri senang bisa gabung MU. Ia menyebut manajer Erik ten Hag menjadi faktor penting kepindahannya, usai keduanya sempat bersama di Ajax.

“Sungguh perasaan yang luar biasa menjadi pemain Manchester United, dan saya tidak sabar untuk keluar di Old Trafford dengan mengenakan seragam merah.

BACA JUGA  Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Saya tahu bahwa saya bergabung dengan klub ini pada saat yang menyenangkan; semua orang yang saya ajak bicara memiliki ambisi yang sama untuk memenangkan trofi bersama dan saya dapat merasakan tekad untuk mencapainya,” katanya di situs resmi klub.

“Erik ten Hag memainkan peranan penting dalam perkembangan saya sebagai pemain, jadi sangat menyenangkan bisa bertemu kembali dengannya saat saya memasuki tahun-tahun terbaik dalam karier saya.

Saya tahu apa yang dia harapkan dari para pemainnya, dan saya akan memberikan segalanya untuk membantu grup ini sukses,” ungkapnya.

Sama seperti De Ligt, Mazraoui juga membela Bayern sejak 2022. Ia bermain 55 kali, bikin satu gol, dan mengantar Bayern memenangkan Bundesliga dan Piala Super Jerman sekali.

BACA JUGA  PSM Makassar Pepet Persib Bandung di Puncak Klasemen Liga 1, PSBS Biak dan Persis Solo Juru Kunci

Mazraoui dan De Ligt menambah nuansa Ajax di skuad MU saat ini. Sebab, sebelumnya sudah ada Lisandro Martinez, Antony, dan Andre Onana, yang juga eks asuhan ten Hag di klub Belanda tersebut. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  5 Hari 2 Pertandingan, PSM Makassar Harus Perhatikan Recovery

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Batal Gabung Borneo FC, Eks PSM Makassar Erwin Gutawa Pilih Gabung Klub Liga 2

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Tiba di Korsel, Tim U-20 Indonesia Siap Ikuti Seoul Earth on Us Cup

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending