Connect with us

Pilgub Sulsel

Hanura Sulsel Pastikan Serahkan SK Rekomendasi ke Sudirman-Fatma Setelah Munas Bali

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ketua DPD Hanura Sulawesi Selatan (Sulsel), Amsal Sampetondok menjamin rekomendasi B1-KWK untuk pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel.

Hanura telah menerima pendaftaran dan pengembalian rekomendasi Andi Sudirman Sulaiman di kantor Hanura Sulsel, Jalan A.P Pettarani, Selasa (6/8/2024) lalu.

Amsal mengungkapkan, alasan Hanura memberikan rekomendasi ke Andi Sudirman karena dinilai yang peduli dengan Hanura. Berbeda dengan calon lain, sehingga Amsal berani menjamin satu kursi Hanura di DPRD Sulsel ke Sudirman-Fatma.

“Kami berterima kasih sebesar-besarnya, walaupun (Hanura) satu kursi tetapi Andi Sudirman peduli beliau ke Hanura,” kata Amsal kepada wartawan, Jumat (16/8/2024).

BACA JUGA  Awali Kunjungan di Toraja, Danny Pomanto Silaturahmi dengan Pengurus BPS Gereja

Amsal kemudian menitipkan satu program kepada Andi Sudirman jika kembali terpilih sebagai Gubernur Sulsel kedua kalinya, yaitu pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Tolong diperhatikan Luwu, mekarkan menjadi Luwu Raya,”jelasnya.

Soal waktu penyerahan rekomendasi B1-KWK, Amsal menyebut akan diserahkan setelah Musyawarah Nasional Hanura yang diselenggarakan di Bali, Minggu 18 Agustus hingga Selasa 20 Agustus 2024.

“Akan diserahkan rekomendasi B1-KWK untuk Andi Sudirman dan Fatmawati setelah Munas atau sebelum pendaftaran di KPU 27 Agustus,” tegas Amsal.

Sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada Amsal dan seluruh jajaran Hanura Sulsel karena telah memberi kepercayaan kepadanya.

“Harapan kami mendapatkan dukungan sangat besar, semakin banyak semakin baik, kita tetap menjalankan prosedur,” tutur mantan gubernur Sulsel itu. (*)

BACA JUGA  Eks Relawan NA Nyatakan Dukungan ke DIA di Pilgub Sulsel
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.

Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.

BACA JUGA  Berkat Kebijakan Pemprov Era Sudirman, Ikon Wisata Medis Kelas Dunia Akan Diresmikan Presiden Jokowi

“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.

Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.

BACA JUGA  Masyarakat Toraja Ingin Andi Sudirman – Fatmawati Lanjutkan Pembangunan di Sulsel

Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:

1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.

2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.

3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.

4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA  Adnan Purichta Tegaskan Sikap, Dukung Andalan Hati di Pilgub Sulsel

6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.

7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.

8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel