Pilgub Sulsel
Pekan Depan, INIMI DIA Deklarasi di Kapal Pinisi

Kitasulsel–Makassar Jelang pendaftaran Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) 2024 di Komisi Pemilihan Umum, Mohammad Ramdhan Pomanto kian mantap berkontestasi.
Apalagi, peluangnya semakin terbuka lebar setelah menerima undangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk menerima surat B1-KWK.

Tak hanya itu, pintu Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto, memang telah terbuka lebar, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora terkait parpol non kursi bisa mengusung calon di pilkada.
Politisi PDIP itu bahkan telah mengusung konsep melakukan deklarasi Danny Pomanto – Azhar Arsyad, akronim DIA.

“Persiapan untuk deklarasi sih sudah matang, tinggal menunggu waktunya saja untuk melaksanakan, semoga tidak ada kendala,” kata Danny kepada awak media, Jumat (23/8/2024).
DIA akan akan menjadwalkan agenda deklarasinya pada 29 Agustus 2024.
Rencananya, deklarasi tersebut akan dilangsungkan di Anjungan Pantai Losari Jalan Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, di atas 2 Kapal Pinisi.
Deklarasi tersebut akan digabungkan dengan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail – Ilham Amir Uskara (INIMI).
“Jadi nanti yang satu INIMI dan kapal yang satunya DIA,” ujar Danny.
Kata Danny, Pinisi yang digunakan INIMI DIA untuk deklarasi, bukan milik Pemerintah Kota Makassar, ia tak ingin menggunakan kekuasaan dalam berpolitik.
“Kita deklarasi di atas pinisi, tapi bukan pinisi pemerintah punya, jangan sampai orang salah paham lagi nanti,” tuturnya.
Deklarasi ini akan dirangkaikan dengan pendaftaran Pemilih Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel pada malam hari.
“Jadi deklarasi DIA itu jadinya sore, kita shalat Magrib dulu, malamnya kita menuju kantor KPU Sulsel untuk pendaftaran Pilkada 2024,” paparnya.
Pendaftaran tersebut, juga akan dilakukan bersama dengan istrinya Indira Yusuf Ismail yang akan bertarung pada perhelatan Pemilihan Wali Kota Makassar.
“Iya, sama ibu (Indira), jadi kita berangkat nanti sama untuk mendaftar diri di KPU, lokasinya tidak sama karena beda kantor tapi waktu kami berangkat itu sama di Tanggal 29 Agustus,” kata dia. (*)
Pilgub Sulsel
Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.
Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.
“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.
Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:
1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.
2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.
3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.
4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.
6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.
7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.
8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
11 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login