Connect with us

Pilgub Sulsel

Daftar di KPU, Danny – Azhar Ikut Bertarung di Pilgub Sulsel

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad, diantar puluhan ribu simpatisan saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Kamis (29/8/2024).

Sejak pagi tadi relawan dari berbagai daerah berdatangan ke Kediaman Danny Pomanto di Jl Amirullah.

Ini sebagai bentuk dukungan para simpatisan untuk berjuang bersama-sama di Pilgub Sulsel 2024.

Momentum seperti ini, menjadi langkah awal Danny Pomanto mengabdikan diri untuk Sulsel yang baik untuk semua membuatnya rindu dengan sosok kedua orang tuanya.

“Saat-saat seperti ini saya sangat rindu sama orang tua,” ucap Danny terharu.

Dalam setiap langkahnya, Danny merupakan sosok pemimpin yang tak pernah lupa dengan orang tuanya, meski keduanya telah dipanggil lebih dulu Sang Pencipta.

BACA JUGA  Debat Kandidat Jadi Panggung Andalan Hati “Mentahkan” Semua Sindiran DIA

Oleh karena itu, sebelum mendaftarkan diri ke KPU Sulsel, Danny mendoakan kedua orang tuanya berharap jalannya untuk membangun Sulsel diberi keberkahan.

“Saya doakan semua kedua orang tua saya. Kita semangat saja,” tuturnya.

Perjalanan politik Danny tidaklah mudah. Saat bertarung di periode kedua Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Makassar 2018 lalu, ia yang saat itu berpasangan dengan Indira Mulyasari (Diami) didiskualifikasi, sehingga pasangan Appi-Cicu terpaksa harus melawan kotak kosong.

Namun, dirinya tidak menyerah. Pada Pilwakot Makassar 2019 Danny kembali maju dan bertarung bersama Fatmawati Rusdi (Adama) dan menang melawan dua calon, Appi-Rahman dan Daeng Ical-Fadly Ananda. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.

Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.

BACA JUGA  Elektabilitas Andi Sudirman Sulaiman Unggul di Tiga Survei: Siap Menang di Pilgub Sulsel

“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.

Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ribuan Warga Maros Siap Menangkan Andalan Hati di Pilgub Sulsel

Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:

1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.

2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.

3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.

4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA  Debat Kandidat Jadi Panggung Andalan Hati “Mentahkan” Semua Sindiran DIA

6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.

7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.

8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel