Connect with us

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Turunkan Target PAD, Begini Penjelasan Pj Sekda

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota Makassar menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp.2,3 triliun menjadi hanya Rp.2,1 triliun.

Pj Sekda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra yang mewakili Wali Kota Makassar dalam rapat Paripurna, membenarkan hal tersebut.

Katanya, target PAD kota Makassar di anggaran perubahn 2024 mengalami penurunan.

“Memang terjadi penurunan targer PAD khususnya di perubahan 2024 yakni dari Rp.2,3 triliun menjadi Rp.2,1 triliun,” ucap Firman, Jumat (30/8/2024).

Penurunan PAD, terjadi dikarenakan perubahan anggaran harus melihat realita dan kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kita melihat realita atau optimisme yang ada pada setiap kondisi yang ada di lapangan,” jelasnya.

Kata Firman, ada beberapa retribusi yang tidak bisa dituntut lagi, seperti retribusi pemakaman mayat dan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

BACA JUGA  Danny Pomanto Tanamkan Semangat Membangun Masjid pada Peresmian Masjid Mardhiyyah

Sehingga hal ini menyebabkan terjadinya penurunan target PAD dari Rp.2,3 triliun menjadi menjadi Rp. 2,1 triliun.

“Untuk mencapai angka seimbang, akhirnya target PAD diturunkan,” tandasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar dan UMI Bahas Strategi Pendidikan Berkelanjutan di Makassar

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam rangka silaturahmi di Balai Kota Makassar, Kamis (27/3/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas kerja sama antara pemerintah dan akademisi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung penguatan ekonomi syariah di Kota Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah memiliki peran strategis dalam mewujudkan Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas guru serta kajian mendalam terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Silaturahmi dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemerintah,” ujar Munafri.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Pimpin Rapat Persiapan Launching Posyandu Era Baru Pannampu

Aspek ekonomi syariah turut menjadi fokus pembahasan, mengingat potensinya yang semakin berkembang di Makassar.

Pemerintah kota melihat sektor ini sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami membahas peran Makassar dalam penguatan ekonomi syariah serta pentingnya sinergi untuk membangun pendidikan yang lebih baik,” lanjutnya.

Selain itu, peningkatan keterampilan tenaga pendidik juga dinilai penting agar proses pembelajaran di Makassar semakin berkualitas.

Pendekatan berbasis riset dan kajian sosial dianggap mampu memberikan solusi yang lebih tepat terhadap berbagai tantangan pendidikan di kota ini.

“Kami sepakat bahwa peningkatan keterampilan guru dan kajian mendalam terhadap masalah sosial sangat diperlukan agar solusi yang diambil lebih tepat,” jelas Munafri.

BACA JUGA  Silaturahmi Pjs Wali Kota dan Pjs Ketua TP PKK Kota Makassar, Dorong Akselerasi Program Kerja

Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah dan akademisi, berbagai program pembangunan di Makassar diharapkan semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, visi kota yang unggul dalam berbagai aspek dapat terwujud secara optimal.

“Dengan kerja sama yang solid, kita dapat mendorong perubahan positif bagi Makassar yang lebih maju,” pungkasnya.

Selain membahas kerja sama strategis, pertemuan ini juga menjadi ajang undangan resmi bagi Wali Kota Makassar untuk menghadiri Milad UMI pada 24 Juni 2025 mendatang. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel