Pilgub Sulsel
Rutin General Check-Up, Fatmawati Santai Hadapi Periksa Kesehatan Pilgub Sulsel

Kitasulsel–Makassar Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan pendaftaran Pilgub Sulsel 2024.
Pemeriksaan dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (30/8/2024) pagi.

Andalan Hati menjadi pasangan calon pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP Wahidin. Andi Sudirman tiba pukul 06.45 Wita, diikuti Fatmawati 15 menit kemudian.
Fatmawati menyatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan untuk menghadapi pemeriksaan kesehatan ini, mengingat dirinya telah beberapa kali mengikuti kontestasi politik, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. “Apalagi saya rutin melakukan general check-up setiap tahun,” ujarnya.

Fatmawati juga menyebutkan dia telah menjalani puasa selama 8 jam untuk keperluan pemeriksaan sampel darah. “Alhamdulillah, kita telah mencapai tahap kedua dari proses pendaftaran ini. Terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan tim dokter rumah sakit,” ucapnya sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Pemeriksaan kesehatan ini diawasi langsung ketua dan komisioner KPU Sulsel. Sebanyak 62 tenaga medis dari RSUP Wahidin dikerahkan untuk melayani pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung hingga malam hari.
Pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan penting dalam proses pencalonan kepala daerah, sesuai dengan ketentuan Pasal 40 Ayat 2 Huruf B Angka 1 UU Pilkada.
Aturan ini mengharuskan setiap pasangan calon untuk memiliki surat keterangan hasil pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika, yang dilakukan tim dokter, ahli psikologi, dan BNN yang ditunjuk KPU provinsi atau kabupaten/kota.
Pemeriksaan meliputi berbagai aspek, termasuk MMPI, pemeriksaan kandungan, neurologi, mata, THT-KL, audiometri nada murni, penyakit dalam, wawancara psikiatri berupa MINI ICD-10, DIP, dan MMI. (*)
Pilgub Sulsel
Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.
Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.
“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.
Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:
1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.
2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.
3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.
4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.
6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.
7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.
8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
11 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login