Connect with us

Daerah

Tingkatkan Kompetensi Pengusaha Muda, BPC HIPMI Wajo-Soppeng Gelar Diklatcab

Published

on

Kitasulsel–WAJO Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabuaten Wajo dan Soppeng menggelar Pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Ballroom Sallo Mall Sengkang, Jumat (30/08/2024). Diklat ini dibuka oleh Ketua BPD HIPMI Sulsel yang di Wakili Bidang 9 Abd. Rifai.

Hadir, Ketua Umum HIPMI Wajo H.Syamsul Riadi, Sekretrais Umum BPC HIPMI Wajo Amran, Pengurus BPD HIPMI Sulsel, HIPMI Wajo, HIPMI Soppeng dan hadir juga BPC HIPMI Pare-pare.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BPC HIPMI Wajo H. Syamsul Riadi mengatakan, tujuan diklat ini agar pengusaha muda punya kompetensi dalam mengembangkan usaha. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi dan sharing.

H. Syamsul Riadi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di Wajo agak menurun. Kemungkinan disebabkan karena dampak covid dan elnino yang melanda Indonesia termasuk di Bumi Lamaddukkelleng.

BACA JUGA  Komunitas Pejuang Pammase 2018, 27 Bale – Bale Kini Bergabung di Arrahman

Tentunya kata dia, hal ini merupakan PR pemerintah dan HIPMI Wajo harus mengambil andil untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Kita harus ikut andil untuk meningkat pertumbuhan ekonomi, salah-satunya dengan merubah meadnset masyarakat kita untuk menjadi wirausaha atau enterpreneur bukan hanya menjadi pekerja,” ujar Syamsul Riadi.

Dikatakan, salah-satu program yang akan dilaksanakan HIPMI Wajo, akan turun ke Sekolah, utamanya SMA/sederajat untuk Bagaimana menularkan virus merubah mendset mereka menjadi enterpreneur.

Sementara Ketua BPD HIPMI Sulsel yang di Wakil Bidang 9 Abd. Rifai mengungkapkan, kalau Diklatcab ini merupakan kewajiban BPC HIPMI untuk dilaksanakan. Selain itu menigkatkan kompetensi pengusaha dalam mengembangkan usahanya juga menjadi syarat memenuhi 5 kuota voter untuk memilih di Musda tingkat provinsi.

BACA JUGA  Pembangunan Puskesmas Tempe di Sorot Ketua LBPKP Kabupaten Wajo

Menurunya, HIPMi ini merupakan mitra strategis dari pemerintah, makanya HIPMI harus mengambil peran untuk bisa membantu pemerintah meingkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mencetak pengusaha-pengusaha baru.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Daerah

Bupati dan IKA SMANSA Bulukumba Sharing Session Bahas Strategi UMKN Tembus Pasar Global

Published

on

Kitasulsel–BULUKUMBA Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Bulukumba (Smansa) menggelar acara sharing session bertema “Strategi Ekonomi Kreatif Bulukumba Menembus Pasar Global” di Pantai Merpati, Bulukumba, pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan produk mereka hingga tembus pasar yang lebih luas.

Acara yang dipandu oleh Asrul Sani ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, termasuk Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, serta Guru Besar Ekonomi Universitas Halu Oleo, Prof. Dr. Rosnawintang.

Turut hadir pula Kadis Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Bulukumba, Andi Asfar Tenrisukki, perwakilan Bank BNI, dan Ketua Komunitas Wirausaha TDA Bulukumba, A. Awal Irsyad.

BACA JUGA  Dalam Rangka Hari Jadi Sulsel ke-355 Dinkes Sinjai Bagi Ribuan Masker

Dalam kesempatan ini, Andi Edy Manaf menyampaikan bahwa pemerintah Bulukumba memberikan perhatian serius kepada pengembangan UMKM, salah satunya dengan penataan Pantai Merpati yang kini menjadi pusat perekonomian bagi pelaku UMKM lokal.

“Pemerintah sangat mendukung dan peduli terhadap UMKM. Seperti yang kita lihat, pergerakan ekonomi UMKM di Pantai Merpati sangat pesat,” ujar Andi Edy Manaf.

Ia juga menambahkan, bahwa pemerintah telah melakukan MoU dengan berbagai toko modern untuk memberikan ruang bagi produk lokal, meskipun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari UMKM untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Ketua IKA SMANSA Bulukumba, Hendra Pachri, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bulukumba dan pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dalam acara ini.

BACA JUGA  Pembangunan Puskesmas Tempe di Sorot Ketua LBPKP Kabupaten Wajo

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi IKA Smansa dalam menyemarakkan peringatan hari jadi ke-65 Kabupaten Bulukumba.

“Program ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kapasitas UMKM lokal, agar produk mereka tidak hanya dikenal di Bulukumba, tapi juga dapat menembus pasar luar daerah dan internasional,” jelas Hendra Pachri.

Menurutnya, meskipun kapasitas UMKM Bulukumba sudah baik, masih ada ruang untuk pengembangan, terutama dalam pemasaran produk secara lebih luas.

Alumni IKA SMANSA dari luar Bulukumba juga merasa terpanggil untuk mendiskusikan strategi agar produk UMKM lokal bisa lebih dikenal luas, bahkan sampai ke pasar global.

Sementara itu, Prof. Dr. Rosnawintang memberikan apresiasi tinggi terhadap perhatian pemerintah daerah Bulukumba terhadap pemberdayaan ekonomi UMKM.

BACA JUGA  Pj Bupati Wajo: Pemeriksaan Rutin Ibu Hamil Kunci Utama Cegah Stunting

“Saya jarang memberikan pujian pada pemerintah daerah, tetapi kali ini saya harus akui, perkembangan Kabupaten Bulukumba luar biasa. Saya acungi jempol,” ujar dosen asal Kecamatan Bontotiro itu.

Untuk diketahui kegiatan yang dihadiri para pelaku UMKM ini berlangsung dalam suasana santai dan lesehan di atas panggung utama Pantai Merpati yang baru saja selesai di tahun 2024.(*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel