Connect with us

NEWS

Karena Tunggakan Travel, Jamaah Umrah Asal Makassar Terancam Tidak Bisa Pulang

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Ratusan jamaah umrah asal Makassar mengalami nasib pahit di Tanah Suci Mekkah setelah tertahan akibat masalah finansial yang melibatkan pihak travel penyelenggara, Salsabilah.

Jamaah yang seharusnya bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk, kini terjebak dalam situasi penuh kecemasan setelah paspor mereka ditahan sebagai jaminan oleh pihak terkait.

Permasalahan ini terungkap setelah Salsabilah, travel yang menaungi para jamaah, diduga belum melunasi sejumlah tagihan kepada Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri). Kesthuri, yang telah menalangi seluruh biaya perjalanan umrah para jamaah tersebut, mengambil langkah tegas dengan menahan dokumen perjalanan sebagai jaminan pembayaran.

Menurut informasi yang diterima dari kerabat salah satu jamaah, situasi ini bermula ketika Salsabilah gagal memenuhi kewajiban pembayaran yang sudah jatuh tempo.

BACA JUGA  Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wapres RI 2024-2029

“Kesthuri sudah menanggung semua biaya dari Madinah hingga Mekkah, termasuk hotel, tapi Salsabilah belum membayar tunggakan yang kabarnya mencapai Rp100 juta,” ungkap T (nama samaran), salah satu kerabat jamaah.

Lebih mengkhawatirkan lagi, para jamaah dihadapkan pada biaya tambahan sebesar Rp4,5 juta per orang jika ingin segera pulang ke Indonesia. Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan jamaah dan keluarga mereka di Makassar, yang merasa terjebak dalam masalah yang tidak mereka duga sebelumnya.

Kisah Ibadah yang Ternodai

Keinginan para jamaah untuk menunaikan ibadah umrah dengan lancar kini terhenti oleh persoalan finansial yang melibatkan pihak travel. Mereka yang awalnya berangkat dengan harapan menjalankan ibadah suci, kini justru harus memikirkan cara untuk pulang.

BACA JUGA  Tamsil Linrung: Municipal Bond Alternatif Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8%

“Kami hanya ingin beribadah dengan tenang, tapi sekarang kami malah menghadapi masalah ini. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan,” kata salah satu jamaah yang enggan disebutkan namanya.

Keadaan semakin memburuk ketika beberapa keluarga di Makassar kesulitan mengumpulkan dana tambahan yang diminta oleh pihak terkait, sehingga banyak jamaah merasa terjebak di Mekkah tanpa solusi yang jelas.

Tuntutan Penyelesaian dan Harapan Kepulangan

Jamaah umrah asal Makassar ini berharap ada intervensi dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah ini. Baik pemerintah maupun pihak travel diharapkan segera bertindak untuk memastikan jamaah bisa pulang dengan aman dan tenang.

Kesthuri, sebagai pihak yang menalangi biaya, juga diharapkan dapat memberikan kelonggaran dan penyelesaian yang tidak memberatkan jamaah.

BACA JUGA  Pola Tabungan Umrah Ringan, Mitra Annur Travel Pinrang Bantu Ratusan Jamaah Menuju Baitullah

Sementara itu, pihak Salsabilah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tunggakan tersebut. Para jamaah dan keluarganya berharap masalah ini bisa segera diselesaikan agar mereka bisa kembali ke tanah air tanpa harus membayar biaya tambahan yang membebani. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Makassar Bergemuruh Sambut Jokowi Jelang Penutupan Rakernas PSI

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tiba di Kota Makassar pada Sabtu, 30 Januari 2029, melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kedatangan Jokowi disambut antusias oleh masyarakat dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang telah menanti sejak siang hari.

Jokowi tampak mengenakan kemeja batik bermotif cokelat-putih dipadu topi putih, memberi kesan santai namun tetap semi-formal. Kehadirannya di Makassar dalam rangka menghadiri dan memberikan arahan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 31 Januari.

Setibanya di bandara, Jokowi disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, bersama jajaran elit Dewan Pimpinan Pusat PSI. Tampak hadir di antaranya Ketua Harian PSI Ahmad Ali, Wakil Ketua Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, Rusdi Masse, serta sejumlah pengurus PSI.

BACA JUGA  Apresiasi Kinerja 2025, Co-Founder PT Annur Maarif Kunjungi Kantor Cabang Annur Bone

Antusiasme masyarakat terlihat sejak di area gerbang bandara hingga sepanjang jalur yang dilalui rombongan. Warga dan pendukung berjejer di pinggir jalan sambil meneriakkan yel-yel “Jokowi! Jokowi!”. Sejumlah simpatisan tampak membawa bendera PSI, mengenakan atribut partai, serta ratusan kendaraan yang dihiasi stiker PSI.

Rombongan kemudian bergerak menuju Hotel Claro Makassar. Di lokasi ini, Jokowi kembali mendapat sambutan hangat dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, bersama Ketua DPW PSI Sulsel Muammar Gandi Rusdi. Ribuan kader PSI dari berbagai daerah di Indonesia menyambut dengan yel-yel serentak, “Selamat datang, Bapak Jokowi.”

Usai penyambutan, Jokowi langsung menuju ruang istirahat untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas PSI.

BACA JUGA  Rusdi Masse Ucapkan Selamat Hari Adhyaksa ke-65: Dukung Penuh Semangat Penegakan Hukum di Indonesia

Kehadiran Jokowi menjadi salah satu momen paling dinanti dalam agenda nasional PSI di Makassar, sekaligus menegaskan pentingnya Rakernas ini bagi konsolidasi dan arah politik partai ke depan.

Continue Reading

Trending