Connect with us

Dinas kesehatan Makassar

Dinkes Makassar Berbagi Tips Mempertahankan Berat Badan, Patut Dicoba!

Published

on

Kitasulsel–Makassar Memiliki badan sehat dan bugar dengan berat ideal merupakan keinginan banyak orang. Namun bagaimana kita dapat mempertahankan? tentu menjadi tantangan berat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar belum lama ini, menyebut menjaga berat badan bisa terhindar dari berbagai penyakit. Sayangnya, tak sedikit orang melakukan cara menurunkan berat badan yang instan tanpa memperhatikan efeknya.

Untuk itu, Dinkes kota Makassar berbagi beberapa tips yang patut dicoba untuk mempertahankan berat badan.

1. Pola Makan Seimbang

Konsumsi makanan sehat dengan porsi yang tepat. Fokus pada makanan kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Hindari makanan olahan dan berlemak tinggi.

2. Tetap Aktif Secara Fisik

BACA JUGA  Mulai Disalurkan ke Puskesmas Makassar, Nursaida: Ambulance Transportasi Dilengkapi Technologi

Lakukan aktivitas fisik secara rutin, seperti olahraga ringan, berlari, atau berjalan kaki. Cobalah untuk berolahraga minimal 150 menit per minggu untuk membantu menjaga berat badan.

3. Pantau Berat Badan Secara Berkala

Timbang berat badan Anda secara teratur, misalnya sekali seminggu. Ini membantu Anda lebih cepat menyadari perubahan yang mungkin terjadi, sehingga bisa segera menyesuaikan pola makan dan olahraga.

4. Perhatikan Asupan Kalori

Jaga agar asupan kalori tetap seimbang dengan kebutuhan harian. Menghindari makan berlebihan bisa membantu mengontrol berat badan jangka panjang.

5. Tetap Terhidrasi

Minum air putih secara cukup membantu tubuh tetap sehat dan mengurangi rasa lapar yang terkadang disalahartikan sebagai kehausan.

BACA JUGA  Kadinkes Bagi Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Panas

6. Tidur yang Cukup

Kurang tidur dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan, membuat Anda lebih mungkin makan berlebihan. Usahakan tidur 7-9 jam setiap malam.

7. Kelola Stres

Stres dapat menyebabkan makan berlebihan atau memilih makanan tidak sehat. Coba teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga untuk mengelola stres. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Dinas kesehatan Makassar

Risiko Kronis Bayangi Manusia Silver, Dinkes Makassar: Belum ada Regulasi dan Instruksi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Persoalanan anak jalanan (anjal), gembel dan pengemis (gepeng), di Kota Makassar seperti tak ada habisnya. Teranyar adalah manusia silver.

Kehadirannya di simpang jalan dan di titik-titik traffic light Kota Makassar kembali menjadi pemandangan pengguna jalan akhir-akhir ini.

Kehadiran manusia silver ternyata tidak hanya berdampak dari segi sosial, namun lebih dari itu, berdampak serius bagi kesehatan mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Makassar, dr Andi Mariani, yang menyebutkan, dampak cat yang dibaluri di tubuh manusia dalam waktu yang cukup lama dan berulang terus-menerus akan berdampak kronis.

“Tidak hanya iritasi kulit, alergi, bahkan bisa terjadi gangguan ginjal, gangguan pernapasan, terutama bagi mereka yang hipersensitif,” ujar dokter Mariani, sapaannya, Kamis (6/2/2025) kemarin.

BACA JUGA  Dinkes Makassar Cegah Kanker Serviks Sejak Usia Dini Melalui Imunisasi HPV

Namun, meski memiliki risiko kesehatan tinggi, pihaknya menyebutkan belum memiliki regulasi atau belum ada aturan khusus dari pemerintah baik daerah maupun pusat yang melarang penggunaan cat tubuh oleh manusia silver.

“Selama belum ada instruksi resmi atau kasus fatal yang dilaporkan. Namun jika ada manusia silver atau anak jalanan yang sakit bisa langsung ke Puskesmas dan pasti akan dilayani tanpa memandang kepesertaan, dan tetap akan dilihat perkembangannya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, dalam hal ini, Dinas Kesehatan telah menginstruksikan puskesmas untuk bersiap menangani kasus dermatitis kontak atau gangguan kesehatan lainnya yang mungkin timbul akibat paparan cat.

Sementara itu, dokter Mariani menambahkan, dari aspek penertiban manusia silver di jalanan masih menjadi ranah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

BACA JUGA  Kadinkes Bagi Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Panas

“Jika dianggap meresahkan atau mengganggu lalu lintas, tentu itu bukan kewenangan kami, melainkan OPD terkait,” tutupnya. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel