Connect with us

Pemkot Makassar

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Sampaikan Faktor-Faktor Penting Ini untuk Mewujudkan Suksesnya Pilkada 2024

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis menyampaikan beberapa faktor penting dalam mewujudkan terciptanya Pilkada yang aman, damai dan sukses di Kota Makassar.

Setidaknya, kata dia, ada empat kunci yang menjadi faktor utama.

“Pertama, faktor penyelenggara pilkada, dalam hal ini adalah KPU dan Bawaslu agar selalu menjaga integritas yang adil, objektif dan profesional,” ucapnya pada sela-sela sambutannya di Rapat Koordinasi Stakeholder Doa Bersama Wujudkan Pilgub Sulsel dan Pilwalkot Makassar 2024 Damai dan Bermartabat di Hotel Four Points, Selasa, 1 Oktober 2024.

Kedua, lanjut dia, faktor peserta pilkada, dalam hal ini pasangan calon kepala daerah dituntut memiliki integritas, patuh dan taat terhadap regulasi yang ada serta tidak memantik politik sara.

BACA JUGA  Danny Pomanto dan Dubes Australia Penny Williams Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

Selain itu, faktor ketiga adalah faktor masyarakat atau pemilih yang juga harus memiliki integritas.

Lantaran seorang pemilih memiliki hak konstitusional yang digunakan dengan penuh tanggung jawab.

Dan keempat adalah faktor stakeholder seperti Kepolisian, TNI dan ASN yang harus menjaga netralitasnya.

Olehnya, jelas dia, kepada semua pihak, baik itu dari penyelenggara, peserta, unsur TNI dan Polri serta satuan kerja perangkat daerah agar menjaga marwah Pilkada serentak.

Ia mengajak semua elemen masyarakat mengawal seluruh proses tahapan kegiatan Pilkada dan bersama bertanggungjawab menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas wilayah di Kota Makassar.

Apalagi, pilkada kerap rawan gesekan akibat polarisasi masyarakat, pendukung para kandidat dan terlebih lagi berita-berita hoax yang menyesatkan serta black campaign (kampanye hitam)

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail Serap Aspirasi dan Dorong Warga Lae-lae Maksimalkan Potensi Pulau

Di samping itu, Arwin mengapresiasi Ketua Bawaslu Makassar beserta jajarannya yang telah menginisiasi rapat koordinasi stakeholder dirangkaikan doa bersama ini.

Pasalnya, ia menilai semua pihak memiliki komitmen yang sama sesuai dengan peran dan kewenangannya masing-masing.

“Ini merupakan bukti adanya semangat bersama-sama mewujudkan Pilkada damai, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil di Makassar yang kita cintai ini,” ajaknya.

Pun, dia menegaskan sudah menyaksikan secara langsung Deklarasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas ASN Pemkot Makassar untuk Pilkada 2024

Kasatpol PP Sulsel ini menyebut langkah itu termasuk inovasi bagi Pemkot Makassar yang mana mungkin saja di beberapa daerah belum melakukannya.

“Langsung kita buat penandatanganan Pakta Integritas dirangkaikan dengan upacara Hari Kesaktian Pancasila. Semua membaca ikrar deklarasi dan semua siap mengawal proses politik, demokrasi dengan menjunjung tinggi netralitas ASN,” tutupnya. (*)

BACA JUGA  Sambut Sejumlah Kepala Daerah di Balaikota, Munafri Sharing Program Zero Waste Makassar
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Buka Beasiswa untuk Anak Pedagang, UKT Hanya Rp350 Ribu per Bulan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar resmi meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi keluarga pedagang yang berada di bawah naungan Perumda Pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan keluarga pedagang sekaligus penghargaan bagi para pedagang yang selama ini menunjukkan komitmen memenuhi kewajibannya kepada Perumda Pasar.

“Kerja sama ini menjadi peluang untuk memberikan semacam reward kepada pedagang yang rajin membayar kewajibannya kepada Perumda Pasar,” ujar Ali Gauli, Rabu (22/7/2026).

Melalui program ini, anak-anak pedagang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan biaya yang jauh lebih ringan. Penerima beasiswa hanya dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar sekitar Rp350 ribu per bulan, sementara biaya pendaftaran dan uang pangkal dibebaskan.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Ajak Mahasiswa UNM Sinergikan Program dengan Pemkot Makassar

Ali Gauli menegaskan, program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga pedagang yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.

“Selain menjadi bentuk apresiasi, kami melihat ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk membantu keluarga pedagang, terutama pedagang kecil, agar anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sosialisasi program dilakukan langsung oleh jajaran IBK Nitro Makassar saat berkunjung ke Kantor Perumda Pasar Makassar Raya. Pertemuan itu menjadi awal kemitraan strategis yang tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, tetapi juga pemberdayaan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pasar tradisional.

Pada tahap awal, program akan diterapkan di tujuh pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Makassar Raya, yakni Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu.

BACA JUGA  Lewat F8, Pemkot Makassar Raih Penghargaan Tokoh/Lembaga dan Usaha Inovatif

Masing-masing pasar akan mengirimkan lima anak pedagang sebagai peserta, sehingga sebanyak 35 calon mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti program beasiswa pada tahap perdana.

Ali Gauli menilai program tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam pemberdayaan keluarga pedagang. Menurutnya, pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat melahirkan generasi muda yang memiliki pendidikan tinggi dan daya saing.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar, Dr. Sujatmiko, menjelaskan bahwa Program Beasiswa Jalur Kerja Sama dirancang untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak pedagang memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.

Ia mengatakan IBK Nitro menyediakan berbagai pilihan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini, di antaranya D3 Keuangan dan Perbankan, S1 Manajemen dengan berbagai konsentrasi, S1 Bisnis Digital, serta S1 Kewirausahaan.

“Pilihan program studi ini kami siapkan agar anak-anak pedagang memiliki bekal ilmu yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha, keuangan, dan ekonomi digital saat ini,” jelas Sujatmiko.

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail Serap Aspirasi dan Dorong Warga Lae-lae Maksimalkan Potensi Pulau

Menurutnya, penerima beasiswa memperoleh manfaat besar berupa pembebasan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu dan uang pangkal senilai Rp6 juta. Selain itu, mahasiswa hanya membayar UKT sekitar Rp350 ribu per bulan, sedangkan selisih biaya ditanggung oleh mitra kerja sama.

“Melalui program beasiswa ini, pendaftaran gratis, uang pangkal juga gratis, dan UKT hanya Rp350 ribu per bulan. Selisih biaya tersebut ditanggung oleh mitra kami,” ujarnya.

Sujatmiko berharap program tersebut menjadi jembatan bagi anak-anak pedagang untuk meraih pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi di bidang bisnis dan kewirausahaan, serta membantu meningkatkan taraf ekonomi keluarga di masa depan.

Ia juga optimistis kolaborasi antara Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Makassar akan terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan lainnya, sehingga semakin banyak keluarga pedagang yang merasakan manfaat investasi pendidikan tersebut.

Continue Reading

Trending