Connect with us

Pilgub Sulsel

Garap Potensi Suara Pemilih di Bone, Danny Pomanto Keliling Lima Kecamatan

Published

on

Kitasulsel–BONE Calon Gubernur Sulawesi Selatan Mohammad Ramdhan Pomanto terus menggali potensi suara pemilih di Kabupaten Bone dengan jumlah DPT terbesar kedua setelah Kota Makassar.

Tiba dari Kota Makassar pada 15 Oktober pagi, Danny Pomanto yang didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan DIA Andi Fauzi Wawo telah bersilaturahmi dengan warga Bone yang ada di lima kecamatan.

Yakni Kelurahan Palattae Kecamatan Kahu, Desa Tebba Kecamatan Salomekko, Kecamatan Mare, Kelurahan Maruangin Kecamatan Sibulue, dan Kecamatan Tanete Riantang.

Berdialog dengan masyarakat, Danny Pomanto mendengarkan keluhan dan juga harapan serta menawarkan solusi untuk Kabupaten Bone yang lebih baik ke depan.

Salah satunya menjadi Government Offtaker untuk membeli produk petani dengan harga yang layak demi kesejahteraan para petani dan nelayan.

BACA JUGA  Totalitas Dukung Danny-Azhar, Relawan Nurdin Abdullah Mulai Konsolidasikan Kekuatan

“Danny-Azhar menawarkan konsep perubahan nasib. Lebih luar biasa karena harga jual produk petani yang anjlok. Sehingga pemerintah akan membeli produk petani dengan harga terbaik.,” kata Danny Pomanto dalam kampanyenya di Kecamatan Tanete Riantang, Selasa (15/10/2024) malam.

Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat memilih Danny-Azhar (DIA) yang telah terbukti mampu merubah nasib.

Apalagi dengan pengalamannya, Danny Pomanto mampu meningkatkan PAD Kota Makassar dari Rp500 miliar naik jadi Rp1,6 triliun saat ini dan tahun depan diprediksi mencapai Rp2 triliun.

“Kita harus jadikan moment pilkada untuk merubah nasib. Nasib ta semua ditentukan dari coblostan ta satu-satu,” tuturnya.

Pada kesempatan itu pula, Danny Pomanto tak lupa mengedukasi masyarakat untuk melawan politik uang atau money politik sehingga lahir pemilih-pemilih cerdas untuk masa depan yang lebih baik. (*)

BACA JUGA  PKS Condong ke Andi Sudirman-Fatma, PAN Keluarkan Rekomendasi Pekan Depan
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.

Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.

BACA JUGA  Ke Pabrik Megah Mie, Fatmawati Bahas Kesejahteraan Buruh dan Industri Lokal

“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.

Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.

BACA JUGA  Cawagub Sulsel Azhar Arsyad Silaturahim ke Kediaman Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso Anregurutta Prof Farid Wajdi

Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:

1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.

2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.

3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.

4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA  Adnan Purichta Tegaskan Sikap, Dukung Andalan Hati di Pilgub Sulsel

6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.

7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.

8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel