Politics
Program Layanan Kesehatan Paripurna Seto-Rezki Diyakini Mampu Ringankan Beban Masyarakat

Kitasulsel–Makassar Calon Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 2, Rezki Mulfiati Lutfi terus mendapatkan sambutan positif menjelang Pilkada serentak 2024 atas kiprahnya di dunia politik.
Bersama Andi Seto Asapa, duet ini dinilai memiliki perhatian besar terhadap isu kesejahteraan sosial, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan.

Program inovatif yang diusung oleh pasangan dengan akronim SEHATI ini menjadi salah satu sorotan saat keduanya turun langsung menyapa masyarakat Kota Makassar.
Salah satu program unggulan yang kini ramai diperbincangkan warga adalah program layanan kesehatan paripurna yang mudah diakses oleh seluruh rakyat Makassar.

Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, di mana mereka hanya perlu membawa KTP Makassar untuk mendapatkan pelayanan maksimal, tanpa harus direpotkan dengan berbagai dokumen seperti KIS, BPJS, atau surat keterangan lainnya.
Ibu Sari, warga Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, program ini mampu meringankan beban mereka dalam mengakses layanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit.
“Program ini sangat membantu. Dulu, kalau mau ke puskesmas atau rumah sakit harus bawa banyak berkas rujukan baru bisa dilayani,” ujar Ibu Sari saat menghadiri kampanye dialogis Rezki Mulfiati Lutfi, Kamis (17/10/2024).
Pada kesempatan lain, ketika Rezki Mulfiati Lutfi hadir di Perkampungan Hartaco, Kelurahan Parang Tambung, ia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan fokus pada efisiensi dan kemudahan akses.
Menurut Rezki, program layanan kesehatan paripurna diharapkan mampu memotong birokrasi yang berbelit-belit serta menghilangkan ketergantungan pada dokumen tambahan yang sering kali menyulitkan warga.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Makassar, khususnya di Tamalate, dapat menikmati pelayanan terbaik hanya dengan KTP.
Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan sistem pelayanan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Rezki.
Dengan program-program inovatif seperti ini, Rezki optimis bahwa dirinya bersama Andi Seto semakin mendapat tempat di hati warga Makassar.
Masyarakat berharap bahwa kemudahan yang ditawarkan oleh Seto-Rezki bukan sekadar janji politik, tetapi akan benar-benar diimplementasikan.
Rezki menambahkan bahwa konsep ini sudah terbukti saat Andi Seto Asapa menjabat sebagai Bupati Kabupaten Sinjai pada periode 2018-2023.
Program serupa telah berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sinjai, dan diharapkan membawa hasil yang sama di Kota Makassar.
“Kami tidak ingin masyarakat Makassar dipersulit dalam mengakses layanan publik. Program Nyaman Kesehatan ini kami hadirkan sebagai solusi agar warga dapat menikmati pelayanan kesehatan yang maksimal tanpa hambatan apapun,” pungkas Rezki. (*)
Politics
Munafri dan Aliyah Ikuti Geladi Pelantikan Kepala Daerah di Monas

Kitasulsel–JAKARTA Wali Kota Makassar bersama Wakil Wali Kota Makassar terpilih Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham mengikuti agenda gladi dan pengarahan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pelantikan resmi.
Keduanya berkumpul di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Selasa (18/2/2024) pagi, bersama ratusan kepala daerah terpilih lainnya menjalani sejumlah latihan seperti baris-berbaris hingga latihan penghormatan yang dipimpin oleh Stafsus Mendagri Irjen Pol Herry Heryawan.

Munafri dan Aliyah terlihat hadir mengenakan pakaian kasual. Munafri mengenakan kaos hitam berkerah dengan celana hijau pinus. Sementara Aliyah dengan kaos putih, celana hitam dan jilbab hitam.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar, Armin Paera menuturkan, pada pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Munafri dan Aliyah akan berada di deretan peleton 25 bersama sejumlah kepala daerah lainnya.

“Di peleton 25 itu Pak Munafri dan Ibu Aliyah juga bersama beberapa kepala daerah lainnya. Di antaranya itu ada Depok, Semarang, Manado, Palu, Parepare, Kendari, dan Gorontalo,” ucap Armin.
Sehari sebelumnya, Munafri dan Aliyah telah melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri. Keduanya dinyatakan sehat untuk menjalani pelantikan dan pembekalan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah selama 8 hari, terhitung mulai 21 hingga 28 Februari 2025.
“Hasilnya Alhamdulillah, walaupun di atas rata-rata sedikit,” ucap Munafri, kemarin.
Munafri mengaku bahwa tim medis juga memberikan beberapa saran untuk menjaga kondisi kesehatannya selama proses menjelang pelantikan dan pembekalan. Salah satu saran utama adalah menjaga kebugaran fisik.
“Jaga kesehatan, apalagi dalam proses pelantikan kemungkinan waktu berdiri itu akan lebih lama, jadi pesannya tolong dijaga (kesehatannya),” pungkasnya.
Berdasarkan jadwal acara, prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Februari 2025, pukul 10.00 WIB di Istana Negara.
Sebelum pelantikan, para kepala daerah akan berkumpul terlebih dahulu di halaman depan Monumen Nasional. Setelah itu, mereka akan memasuki area Istana dengan berbaris, diiringi penampilan Drum Band Gita Praja IPDN.(*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
11 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login