Connect with us

Pilgub Sulsel

Elektabilitasnya Tembus 61,4%, Andalan Hati Makin Sulit Terkejar

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Citra Publik Indonesia (CPI)- Lingkaran Survei Indonesia (LSI), merilis temuan riset terbarunya untuk Pilgub Sulsel 2024.

Hasilnya, elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), semakin sulit terkejar.

Pasangan nomor urut 2 ini jauh lebih dominan dibandingkan rivalnya, Moh Ramdham Pomanto-Azhar Arsyad (DIA). Elektabilitas Andalan Hati sudah mencapai angka 61,4 persen. Sementara Danny Pomanto-Azhar Arsyad hanya memperoleh 12,9 persen. Sisanya, 25,7 persen belum menentukan pilihan, tidak menjawab dan merahasiakan.

Direktur CPI-LSI, Hanggoro Doso Pamungkas, menguraikan, survei terbaru yang dilakukan lembaganya itu, pengambilan datanya 3-8 Oktober 2024 di 24 kabupaten/kota di Sulsel dengan melibatkan 800 responden secara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±3,54 persen.

BACA JUGA  Strategi DIA Sejahterakan Petani Sulsel, Maksimalkan Zona Surplus hingga Perkuat Hirilisasi

“Tingkat keunggulan elektabilitas di atas jika di breakdown di berbagai segmentasi pemilih, maka mayoritas pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi mengungguli berbagai segmen,” urai Hanggoro, Minggu (20/10/24).

Khusus untuk elektabilitas kandidat gubernur, Andi Sudirman juga unggul jauh. Elektabilitasnya 58,8 persen, dan Danny Pomanto hanya memperoleh 13,1 persen.

Sementara untuk calon wakil gubernur, Fatmawati juga unggul dengan 39,8 persen dibandingkan Azhar Arsyad yang meraih 10,1 persen.

Begitu pula di tingkat popularitas menunjukkan bahwa Andi Sudirman mencapai 68,8 persen, sementara Danny Pomanto 34,7 persen. Untuk Fatmawati, popularitasnya mencapai 49,6 persen, sedangkan Azhar Arsyad hanya 14,5 persen.

Dalam hal kesukaan, Andi Sudirman mendapatkan 77,5 persen, Danny Pomanto 67,9 persen, Fatmawati 77,0 persen, dan Azhar Arsyad 62,1 persen.

BACA JUGA  Ratusan Warga Soppeng Sambut Kunjungan Andi Sudirman, Tokoh Masyarakat: Kami Rasakan Kerja Nyatanya

Di tingkat kepantasan, Andi Sudirman juga unggul dengan 77,9 persen, diikuti Danny Pomanto dengan 63,4 persen, Fatmawati 73,0 persen, dan Azhar Arsyad 47,8 persen.

“Survei ini juga menggambarkan tingkat kepuasan terhadap kinerja incumbent (petahana), yang mencapai 74,3 persen, serta tingkat keinginan untuk memilih kembali incumbent sebesar 64,0 persen. Hal ini sejalan dengan hasil survei yang menunjukkan persepsi responden terkait keberhasilan Pemprov Sulsel mencapai 73,3 persen,” papar Hanggoro.

Hanggoro menambahkan, CPI dan LSI Denny JA bertujuan untuk memetakan kecenderungan sikap dan perilaku pemilih di Sulsel, serta menganalisis faktor-faktor penting yang memengaruhi pilihan-pilihan tersebut.

Selain itu, survei ini juga berusaha memetakan popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas pasangan calon yang berkompetisi dalam Pilgub Sulsel 2024.

BACA JUGA  Ke Pabrik Megah Mie, Fatmawati Bahas Kesejahteraan Buruh dan Industri Lokal

Berdasar dengan temuan surveinya, Hanggoro mengebut jika kemenangan Andalan Hati makin dekat. Mengingat selisihnya sangat jauh meninggalkan DIA. Karena itu di sisa waktu yang ada, sangat sulit lagi bagi pasangan DIA mengejar ketertinggalannya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.

Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.

BACA JUGA  Pimpin Tim INIMI, Deng Ical Siap Maksimal untuk Indira dan Danny Sekaligus

“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.

Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.

BACA JUGA  Andi Sudirman Sapa Puluhan Ribu Warga Peserta Jalan Sehat di Luwu

Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:

1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.

2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.

3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.

4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA  Gelar Pertemuan Akbar, Fatma Wahyudin Tegaskan Kekuatan Sahabat FW untuk Andalan Hati

6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.

7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.

8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel