Pilgub Sulsel
Danny Pomanto Siapkan Anggaran Khusus untuk Desa Senilai 200 Juta Jika Jadi Gubernur Sulsel

Kitasulsel–JENEPONTO Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto disambut ratusan warga di Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (22/10/2024).
Danny hadir di wilayah tersebut dalam rangka memenuhi undangan tokoh masyarakat yang didampingi langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Danny – Azhar (DIA), Fauzi Andi Wawo.

Dalam sambutannya Cagub Sulsel Danny menyampaikan terimakasihnya atas undangan dan sambutan luar biasa dari warga. Apalagi hadir beberapa tokoh perempuan yang ikut mendukung pasangan DIA.
Di hadapan warga, Danny Pomanto membeberkan visi-misinya yang diantaranya fokus pada perubahan nasib masyarakat.

“Jangan jadikan Pemilu ini sebagai ajang untuk semata-mata politik uang dan sembako. Pemilih sekarang harus cerdas dan memikirkan masa depan anak cucunya. Pilih yang sudah terbukti, bukan hanya janji semata,” ucap Danny.
Ia mengungkapkan, saat diberikan amanah menjadi Gubernur, Pemerintah Provinsi akan memberikan perhatian terhadap pembangunan di daerah-daerah, salah satunya terkait infrastruktur jalan dan perubahan nasib petani serta nelayan.
“Harapan dari masyarakat ini sebetulnya sangat sederhana, yakni ada perhatian dari pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur, paling tidak ada tahapan-tahapan dalam pembangunan dan juga perhatian ke petani soal pupuk, solar dan harga jual,” ujar Danny.
Menurut Danny, semua harapan masyarakat itu bisa terwujud jika ada bantuan dalam bentuk keuangan yang disalurkan pemerintah Provinsi ke pemerintah Kabupaten/Kota untuk perbaikan.
“Kita ada program 200 juta per desa dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus. Jadi tungguma,” ujarnya.
Bantuan keuangan inilah yang menjadi salah satu visi DIA jika kelak terpilih sebagai Gubernur Sulsel pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. (*)
Pilgub Sulsel
Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.
Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.
“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.
Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:
1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.
2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.
3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.
4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.
6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.
7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.
8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)
-
Politics6 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
9 bulan ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
1 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
11 bulan ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
-
2 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
You must be logged in to post a comment Login