Connect with us

Pilgub Sulsel

Sebelum Kembali ke Makassar, Cawagub Azhar Sempatkan Ngopi Bersama Relawan Kopi Top di Topoka Luwu

Published

on

Kitasulsel–LUWU Calon Wakil Gubernur Sulsel Azhar Arsyad kembali berada di Luwu, Rabu (23/10). Seyongyanya Azhar dan rombongan telah meninggalkan Luwu Raya menuju Makassar pagi ini.

Namun permintaan dari masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan Ketua DPW PKB Sulsel ini sangat tinggi, akhirnya masih berada hingga siang di Luwu hari ini.

Azhar mengawali ngopi di Markas Induk

Relawan Kopi Top atau dari Komunitas H Patahudding-Muh Dhevy Bijak Pawindu di Topoka, Kabupaten Luwu.

Baca Juga : Dihadapan Ketua PC NU Luwu, Dhevy Bijak Sebut Dukungan Warga di Walmas Didominasi ke DIA

Di markas induk relawan Kopi Top, adalah posko calon bupati dan wakil bupati Luwu, Patahudding – Muh Dhevy yang juga disokong Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai parpol koalisi.

BACA JUGA  Fatmawati Blusukan di Pasar Ikan Sinjai, Ajak Warga Dukung Sulsel Maju

Sekretaris DPC PKB Luwu Sumarling sudah menunggu di Kopi Top menyambut Azhar Arsyad bersama rombongan diantaranya Sekretaris DPW PKB Sulsel, Muhammad Haekal, Ketua Fraksi PKB di DPRD Sulsel, Zulfikar Limolang dan pengurus DPW PKB yang mendampingi selama tur politik di Luwu.

Agenda tambahan Azhar di Luwu hari ini, pertemuan dengan pengurus LDII Kab. Luwu. Setelah itu menuju ke DDI Tobarakka Siwa, Kabupaten Wajo, dilanjutkan silaturrahim dengan DDI Tobarakka dan siang naru perjalanan ke Makassar.

“Permintaan untuk silaturahmi sangat tinggi, jadi kami menambah jadwal beliau (Azhar) sebelum kembali ke Makassar,” kata Muh Haekal selaku penanggungjawab jadwal. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pilgub Sulsel

Andalan Hati Torehkan Rekor Perolehan Suara Pilkada Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR KPU Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025-2030. Pasangan yang dikenal dengan akronim Andalan Hati ini mencatat rekor tertinggi sejak penerapan pemilihan langsung di Sulsel.

Data KPU Sulsel menunjukkan, Pilgub Sulsel 2007 yang dimenangkan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Kemudian di Pilgub 2013 yang kembali dimenangkan pasangan Sayang, meraih 2.251.407 suara atau 52,42%.

Selanjutnya Pilgub 2018 dimenangkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan 1.867.303 suara atau 43,87%. Di Pilgub 2024, kontestasi dimenangkan Andalan Hati dengan meraih 3.014.255 suara atau 65,32%.

BACA JUGA  Masyarakat Tolotang Sidrap Antusias Terima Cagub Sulsel Danny Pomanto

“Ini mungkin angka (perolehan suara) tertinggi yang pernah ada di pemilihan langsung Sulsel. Saya merasa, begitu besar beban dan tekanan dari masyarakat terhadap harapan kepada kami,” ucap Andi Sudirman Sulaiman baru-baru ini.

Sesuai jadwal, Andalan Hati akan dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya akan dilantik serentak bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah non sengketa dan hasil putusan dismissal MK.

Andi Sudirman Sulaiman pun memohon dukungan dari Forkopimda dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikan visi misinya selama lima tahun ke depan. “Tidak mungkin (kami) melaksanakan berdua. Kami memohon dukungan dan doa untuk Sulsel Maju dan Berkarakter,” pungkasnya.

BACA JUGA  Makin Kuat! Mayoritas Anggota DPRD Makassar Siap Bergerak Menangkan Andi Sudirman-Fatmawati

Sekadar diketahui, Sulsel Maju dan Berkarakter adalah visi dari pasangan Andalan Hati. Adapun misi Andalan Hati yakni:

1. Memajukan layanan pendidikan, kesehatan, sosial keagamaan, dan kemasyarakatan berbasis kompetensi, berakhlak, dan berkearifan lokal.

2. Melanjutkan hilirisasi pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan lumbung pangan, serta sumber daya alam lainnya yang modern dan berdaya saing, berbasis ekonomi hijau dan ekonomi biru.

3. Mengembangkan ekonomi masyarakat, pedesaan, dan daerah 3T (Terluar, Termiskin dan Tertinggal) untuk menekan angka pengangguran, kemiskinan, serta menangani gizi buruk dan stunting.

4. Mengembangkan desa mandiri sebagai pusat pertumbuhan untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

5. Mendorong investasi padat karya dan berwawasan lingkungan.

BACA JUGA  Fatmawati Blusukan di Pasar Ikan Sinjai, Ajak Warga Dukung Sulsel Maju

6. Mempercepat dan memperkuat transformasi digital dan birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan melayani.

7. Memperkuat peran kepemudaan dalam pembangunan serta pelibatan kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas.

8. Memperkuat layanan transportasi (darat, laut, udara) dan infrastruktur yang berorientasi pada kesiapan dan ketahanan menghadapi situasi bencana, berkeadilan, serta pengembangan pariwisata untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel