Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Resmikan Gedung TK Dharma Wanita Desa Sipodeceng

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Di tengah rangkaian Safari Ramadan 1446 H, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif meresmikan Gedung Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita Desa Sipodeceng Kecamatan Baranti, Jumat (21/3/2025).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, disambut antusias warga dan undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin berharap kehadiran gedung baru ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap.

Ia juga menekankan pentingnya membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, disiplin, dan kreatif.

“Kegiatan ini sejalan dengan visi SARKanaah, khususnya misi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial melalui program pendidikan unggul,” ungkap Syaharuddin.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyumbangkan sejumlah fasilitas untuk TK Dharma Wanita, seperti perbaikan plafon, pemberian AC, dan fasilitas penunjang lainnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ajak Masyarakat Dekatkan Anak-Anak dengan Masjid

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, Penjabat Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Siara Barang, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris.

Tampak pula para kepala OPD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat dan Undangan Lainnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  BPJamsostek Sidrap Imbau Peserta Tak Gunakan Jasa Calo dalam Pencairan JHT

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Ajak Warga Sidrap di Rantau Bersama Bangun Daerah

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending