Connect with us

Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham – KEMASS Bangun Sinergi Untuk Program Kemanusiaan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima kunjungan audiensi dari Organisasi Masyarakat Kerukunan Marigo Assamaturuk (KEMASS) Kota Makassar, di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2 Balai Kota Makassar, Senin (26/5/2025).

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya KEMASS dalam membangun silaturahmi sekaligus menyampaikan program kerja organisasi.

Salah satunya adalah program sosial “Ambulance Mulia” yang bertujuan untuk memberikan pelayanan cepat dan tanggap kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi medis secara gratis.

Dalam penyampaiannya, Ketua KEMASS Abdul Haris menegaskan bahwa program ini digagas demi kepentingan umat dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Aliyah Mustika Ilham memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyambut positif inisiatif program dari KEMASS.

BACA JUGA  Pemberdayaan Perempuan Rentan, Asisten I Makassar Bahas Penguatan Digitalisasi Keuangan

Ia menyatakan bahwa program serupa sejatinya telah menjadi bagian dari agenda kerja Pemerintah Kota Makassar melalui dinas terkait.

“Saya sangat menghargai niat baik dari KEMASS. Kami menyarankan agar program ini dikolaborasikan dengan dinas-dinas terkait, agar bisa berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Aliyah Mustika Ilham juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan publik dan memperkuat jejaring sosial yang inklusif di Kota Makassar.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Bidang Ekososbud Kesbangpol Kota Makassar, Chaidir.

Dari pihak KEMASS hadir jajaran pengurus, Wakil Ketua Saharuddin, Wakil Ketua II Abdul Sidik, Sekretaris Muhammad Sayadi, serta Wakil Bendahara Yuyun Has. (*)

BACA JUGA  Camat Panakkukangn Komitmen Kembangkan Logwis dan KWT di Makassar
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Makassar Kembali Berkibar di Panggung Global, Wali Kota Munafri Tampil di Forum Internasional APCAT Summit

Published

on

Kitasulsel–Jakarta Kota Makassar kembali menegaskan eksistensinya di panggung global. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dipercaya tampil sebagai salah satu pembicara dalam forum internasional Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control (APCAT) Summit.

Forum bergengsi tersebut digelar di Hotel JW Marriott, Jalan Ide Anak Agung Gde Agung, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Senin (26/1/2026), dan diikuti oleh perwakilan dari 10 negara kawasan Asia Pasifik.

APCAT Summit menjadi ruang strategis bagi kota-kota dunia untuk saling berbagi pengalaman, kebijakan, serta praktik terbaik dalam mendorong terwujudnya kota sehat dan pengendalian tembakau yang efektif.

Dalam forum ini, Munafri Arifuddin tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi tampil aktif menyuarakan kebijakan konkret yang telah diterapkan Pemerintah Kota Makassar. Pada sesi panel internasional, Munafri memaparkan secara komprehensif regulasi dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Makassar.

BACA JUGA  Munafri Dorong Keterlibatan Pemuda Integrasikan Teknologi di Sektor Pertanian

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar dokumen regulasi, melainkan telah diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan.

“Makassar telah mengambil langkah tegas dengan meniadakan iklan rokok di ruang-ruang publik serta memastikan lingkungan Balai Kota bebas dari polusi asap rokok,” ujar Munafri, yang disambut tepuk tangan para delegasi.

Munafri menjelaskan, sejak 2013 Pemerintah Kota Makassar telah memiliki Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok. Namun, regulasi tersebut dinilai perlu diperkuat melalui revisi, khususnya pada aspek pengawasan dan sanksi.

Karena itu, Pemkot Makassar kini tengah menggodok penguatan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait pengendalian tembakau dan KTR.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami membangun kota yang sehat, ramah, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat, dengan adanya Perda KTR,” sambung Munafri, yang akrab disapa Appi, di hadapan delegasi internasional.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Buka Acara Penyuluhan Hukum Anti Korupsi oleh Kejati Sulsel

Kehadiran Munafri sekaligus menjadi representasi Sulawesi Selatan dalam forum global tersebut. Ia satu panggung dengan para pemimpin daerah dari berbagai negara, di antaranya Han Kosal (Wakil Gubernur Kampong Thom, Kamboja), Vo Thi Viet Phuong (Provinsi Tay Ninh, Vietnam), Antonio de Deus Fatima (Kota Ermera, Timor-Leste), serta sejumlah kepala daerah Indonesia seperti Afdhal Khalilullah (Wakil Wali Kota Banda Aceh), Damar Prasetyono (Wali Kota Magelang), Rico Tri Putra Bayu Waas (Wali Kota Medan), dan Nurochman (Wali Kota Batu).

Dalam diskusi panel, para pemimpin daerah membahas berbagai tantangan dan strategi pengendalian tembakau di tingkat kota, mulai dari penguatan regulasi, pengawasan lapangan, hingga perubahan perilaku masyarakat.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Munas Perdana ASWAKADA di Yogyakarta

Makassar dipandang sebagai salah satu kota yang konsisten mendorong kebijakan kesehatan publik melalui pendekatan regulatif dan edukatif.

Partisipasi aktif Wali Kota Makassar di APCAT Summit ini menegaskan bahwa Makassar tidak hanya berbenah di tingkat lokal, tetapi juga siap berkontribusi dalam agenda kesehatan perkotaan di tingkat regional dan internasional.

Continue Reading

Trending