Kabupaten Wajo
Pemkab Wajo Salurkan Bantuan Pangan Beras 2025

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kabupaten Wajo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Hal ini dibuktikan melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahun 2025 dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025 di halaman Kantor Bupati Wajo, Jalan Rusa No. 17, Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe.

Tak hanya menjadi agenda rutin, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran resmi program penyaluran beras bantuan pangan 2025 serta gerakan pangan murah hasil kolaborasi antara Perum Bulog Cabang Wajo dan Pemerintah Kabupaten Wajo.
Suasana pagi itu terasa istimewa dengan kehadiran sekitar 90 peserta, yang terdiri dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta unsur instansi vertikal dan OPD.

Tampak hadir Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., Sekretaris Daerah Ir. Hj. Armayani, M.Si., Dandim 1406/Wajo Letkol Inf. Harianto, S.I.P., perwakilan Kapolres Wajo AKP Agussalim, S.H., Kajari Sengkang Andi Usama Harun, S.H., M.H., Plh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo, Drs. Andi Pamenneri, M. Si, serta Pimpinan Perum Bulog Kancab Wajo, Firman Mando, beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Firman Mando menyampaikan bahwa Kabupaten Wajo menjadi daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan program penyaluran bantuan pangan beras tahun ini.
Bantuan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk 20 kilogram beras per keluarga selama dua bulan, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat menjaga stabilitas pangan dan membantu warga yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.
Sementara itu, Bupati Wajo menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak dalam menyukseskan program ini.
Ia menyebutkan bahwa sebanyak 25.999 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Wajo akan menerima bantuan ini untuk periode Juni–Juli 2025.
“Bantuan ini bersumber dari pemerintah pusat melalui Bappenas, disalurkan oleh Bulog, dan didukung penuh oleh pemerintah daerah. Harapan kita tentu agar penyalurannya tepat sasaran dan tepat waktu,” ujar Bupati Rosman.
Sebagai simbolis, bantuan beras diserahkan langsung kepada sejumlah warga penerima manfaat yang hadir di lokasi. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pelepasan armada pengangkut bantuan, yang dilepas secara resmi oleh Bupati Wajo.
Penyaluran CBP ini tidak hanya menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam isu ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Pemerintah Kabupaten Wajo menegaskan bahwa pihaknya siap terus mendukung berbagai program nasional demi memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan kelayakan pangan bagi seluruh masyarakat. (*)
Kabupaten Wajo
Dukung Sukses MQK 2025, Pemkab Wajo Perbaiki Akses Jalan Menuju Pesantren As’adiyah Macanang

Kitasulsel–WAJO Suasana di sekitar Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, mulai terasa berbeda. Aktivitas pembangunan jalan tengah berlangsung intensif, sebagai bagian dari persiapan menyambut hajatan besar: Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional dan Internasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2025 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk memperbaiki akses jalan sepanjang 6,4 kilometer, yang melintasi poros Buloe–Macanang hingga Macanang–Uraiyang. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam menyambut ribuan peserta dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas PUPRP Wajo, Andi Pameneri, mengatakan bahwa infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan MQK. “Perbaikan jalan ini sangat penting untuk memudahkan transportasi menuju lokasi acara. Kami pastikan pekerjaan ini rampung sebelum 1 Oktober 2025,” jelasnya. Jumat (1/8/2025)
Persiapan tidak hanya fokus pada infrastruktur. Di area pesantren, pembangunan auditorium baru juga tengah dikebut. Saddam Husain, salah satu staf Pesantren As’adiyah, menyampaikan optimisme bahwa tempat acara akan siap tepat waktu. “Kami berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir langsung untuk membuka MQK tahun ini. Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Wajo,” ucapnya.

Ajang MQK yang akan menghadirkan delegasi dari Malaysia, Brunei, Thailand, hingga Singapura ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan promosi budaya Islam Nusantara ke kancah internasional.
Bupati Wajo, H. Andi Rosman, dalam beberapa kesempatan menegaskan komitmennya untuk menyukseskan perhelatan akbar ini. Tak hanya demi citra daerah, tapi juga untuk memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat sekitar.
“MQK ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal dan mempererat hubungan antarbangsa melalui khazanah keilmuan pesantren,” ujar Bupati Rosman sebelumnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Pemkab Wajo optimis MQK 2025 akan berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan daerah. (*)
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics11 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
1 tahun ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
3 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
1 tahun ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
You must be logged in to post a comment Login