Connect with us

Kabupaten Sidrap

Wabup Nurkanaah Ikuti Rakor TPPS dan Evaluasi Stunting se-Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menghadiri Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Semester I dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Dalton Kota Makassar, dan dijadwalkan hingga 30 Juli 2025.

Dalam forum tersebut, Nurkanaah yang juga menjabat Ketua TPPS Kabupaten Sidrap, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.

“Kolaborasi dan konsistensi pelaksanaan intervensi yang tepat sasaran menjadi kunci kesuksesan program,” ujar Nurkanaah.

Rakor ini digelar sebagai bentuk evaluasi dan konsolidasi kinerja TPPS semester pertama tahun 2025.

Selain membahas pencapaian yang telah diraih, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan langkah strategis dalam penanganan stunting secara menyeluruh.

BACA JUGA  Kopi Robustan Sidrap Mulai Panen, Bupati Sidrap Targetkan 10.000 Hektar Perluasan

Acara dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, diikuti oleh para wakil bupati/wakil wali kota, ketua TPPS kabupaten/kota, serta perangkat daerah terkait dan mitra pembangunan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Sidrap Peringati Hari Pahlawan 2025, Gelorakan Spirit Pahlawanku Teladanku

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Kopi Robustan Sidrap Mulai Panen, Bupati Sidrap Targetkan 10.000 Hektar Perluasan
Continue Reading

Trending