Connect with us

Kabupaten Sidrap

Terima Audiensi PTPN, Bupati Sidrap Tegaskan Pemanfaatan HGU untuk Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif menerima audiensi jajaran PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu (2/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas pengamanan sekaligus upaya optimalisasi aset tanah Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I yang berada di Kecamatan Watang Pulu, Panca Lautang, dan Tellu Limpoe.

Lahan seluas 5.090 hektare itu direncanakan untuk pengembangan perkebunan produktif, antara lain kelapa, kakao, dan tebu.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Regional 8 PTPN I Hamka, Asisten Sub Bagian Pertanahan dan Keamanan PTPN I Ade Kurniawan, serta Kepala Kantor Pertanahan Sidrap Muhammad Taufiq.

Sejumlah pejabat Pemkab Sidrap juga hadir, di antaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah H. Muhammad Rohady Ramadhan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Suharya Angriani, Kabag Tata Pemerintahan Fandy Anshary, serta Kabag Hukum Andi Kaimal.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lanjutkan Program “Bermalam di Desa” di Pitu Riase, Salurkan BLT dan Bibit Tanaman Unggulan

Tampak pula Kabid Perkebunan dan Hortikultura DTPHPKP Gazali Thayyib, Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Muhammad Haris Alimin, serta beberapa perwakilan OPD terkait.

Bupati Syaharuddin menegaskan agar pemanfaatan lahan HGU benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sidrap.

Menurutnya, optimalisasi aset tersebut harus sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kami menyambut baik rencana PTPN I untuk mengoptimalkan aset HGU di Sidrap. Yang paling penting, lahan ini harus dikelola dengan baik sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan daerah,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Regional 8 PTPN I, Hamka, menjelaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan lahan tersebut.

BACA JUGA  Sidrap Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2025

Ia menyebut potensi lahan HGU di Sidrap sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan perkebunan modern.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap lahan HGU dapat memberi nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat Sidrap,” kata Hamka.

Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemkab Sidrap dan PTPN I.

Ke depan, pembahasan lebih teknis akan dilakukan guna menyusun rencana detail pengembangan serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sidrap. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lanjutkan Program “Bermalam di Desa” di Pitu Riase, Salurkan BLT dan Bibit Tanaman Unggulan

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Bupati Ajak Seluruh Kades Bergerak Bersama Bangun Sidrap
Continue Reading

Trending