Connect with us

Kabupaten Sidrap

Pesta Panen di Bila Riawa, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Bersyukur

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pesta panen di Desa Bila Riawa, Kecamatan Dua Pitue, Senin (6/10/2025), menjadi ajang masyarakat mengekspresikan rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus mempererat silaturahmi.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang hadir dalam kegiatan itu, mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat dengan memperkuat ibadah dan kepedulian sosial.

“Peningkatan hasil panen ini adalah berkah untuk semua. Tahun ini hasilnya meningkat dan harga juga cukup tinggi. Karena itu, masyarakat Sidrap, khususnya di Desa Bila Riawa, patut bersyukur,” ujarnya.

Ia menambahkan, rasa syukur dapat diwujudkan dengan memperkuat ibadah dan kepedulian sosial.

“Cara mensyukurinya yaitu dengan taat beribadah, rajin ke masjid, berjamaah, dan berzakat. Saya juga tekankan agar masyarakat Bila Riawa selalu menjaga silaturahmi,” tutupnya.

BACA JUGA  HUT ke-26 DWP Sidrap Jadi Momentum Penguatan Peran Perempuan di Bidang Pendidikan dan Penurunan Stunting

Sementara itu, Kepala Desa Bila Riawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bupati Sidrap.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dan partisipasi masyarakat setempat.

Pesta panen turut dimeriahkan berbagai kegiatan tradisional seperti mattojang dan mappadendang, serta dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pestisida untuk petani dan bibit cabai kepada masyarakat yang hadir.

Acara tersebut mengusung tema “Menjaga Tradisi, Memupuk Persaudaraan Masyarakat Desa Bila.”

Kegiatan turut dihadiri Camat Dua Pitue, Andi Sammang, Kabid Sarana dan Prasarana DTPHPKP Suriyanto, Kabid Tanaman Pangan DTPHPKP Arif Gunawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Sidrap Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Se-Indonesia

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Sidrap Raih Dua Penghargaan pada Gelaran Chapter 2024 Bank Indonesia
Continue Reading

Trending