Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Antar Langsung Makanan Bergizi Gratis, Murid Sambut dengan Ceria

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif mengantar langsung makanan bergizi gratis ke sejumlah sekolah di Kecamatan Watang Sidenreng, Senin (27/10/2025).

Kehadiran Syaharuddin yang mengemudikan mobil boks pengantar makanan, disambut ceria para murid yang antusias menerima paket Makan Bergizi (MBG).

Setibanya di sekolah, Bupati Syaharuddin menyapa para murid yang berbaris menunggu kedatangannya. Ia dengan ramah berbincang dan menanyakan pelajaran yang sedang dipelajari.

Suasana penuh tawa dan semangat tampak ketika Bupati bersama forkopimda menyerahkan kotak makanan kepada beberapa siswa secara langsung, sambil berpesan agar rajin belajar dan menjaga kesehatan.

Aksi tersebut dilakukan usai peluncuran Program MBG di Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Primadeva Utama Bakti, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng.

BACA JUGA  Panitia Seleksi Calon Dewas dan Direksi Perumda Tirta Saromase Sidrap Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

Ini menjadi simbol dimulainya penyaluran makan bergizi gratis bagi ribuan penerima manfaat di wilayah tersebut.

Launching MBG ditandai pengguntingan pita oleh Bupati, dihadiri Kajari Sutikno, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Kasdim 1420 Wahyudi, dan Kepala BPD Sulselbar.

Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kadisnakkan Ahmad Dollah, Plt Kadis Kesehatan Ishak Kenre, Kabag Pemerintahan Fandy Anshary, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, para kepala desa, serta kepala sekolah se-Kecamatan Watang Sidenreng.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan, tujuan utama Program MBG adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi anak dan ibu, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Manfaat program ini mencakup penurunan stunting, peningkatan fokus belajar siswa, penghematan pengeluaran rumah tangga, serta pemberdayaan UMKM dan petani lokal, khususnya di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Pimpin Penataan Ulang Taman Usman Isa

Lebih lanjut Bupati menegaskan komitmen Pemkab Sidrap untuk mendukung penuh program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Program ini kita jalankan bersama agar lebih efisien, menjangkau lebih banyak penerima manfaat, dan sekaligus memberdayakan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Ia juga mendorong guru, kepala sekolah, dan kepala desa aktif berkoordinasi dalam pelaksanaan MBG.

“Kami rapat mingguan untuk evaluasi MBG. Kalau perlu dua minggu atau sepuluh hari sekali, undang camat dan kapolsek agar evaluasinya terbuka. SPPG dan mitra kita bisa jadi contoh terbaik di Sulawesi Selatan,” pesannya.

Syaharuddin berharap sekitar 3.000 penerima manfaat di Kecamatan Watang Sidenreng segera mendapatkan layanan MBG.

“Kepala desa saya minta aktif berkoordinasi dengan petugas SPPG terkait bahan dan pengolahan makanan agar hasilnya sesuai harapan,” ujarnya.

BACA JUGA  Ular “Terbang Firdaus” Bikin Heboh Kompleks SKPD Sidrap, Damkar Turun Tangan Bongkar Kap Motor

Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Primadeva Utama Bakti Desa Mojong, Yusril Ananta Nur, menjelaskan penerima manfaat periode pertama terdiri atas anak usia taman bermain, taman kanak-kanak, dan sekolah dasar di empat sekolah, dengan porsi disesuaikan angka kecukupan gizi (AKG).

“Pada periode Oktober ini kami mendistribusikan 2.800 porsi makanan bergizi gratis untuk 20 sekolah dengan jarak terjauh delapan kilometer,” terang Yusril. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Ular “Terbang Firdaus” Bikin Heboh Kompleks SKPD Sidrap, Damkar Turun Tangan Bongkar Kap Motor

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  TP PKK Sidrap Inisiasi Donor Sukarela, 67 Kantong Darah Terkumpul
Continue Reading

Trending