Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Lepas Tim Marching Band SMPN 1 Pangsid ke Lomba Provinsi, Tekankan Tampil “Full Power” dan Percaya Diri

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan suntikan semangat luar biasa kepada para anggota marching band SMP Negeri 1 Pangkajene Sidenreng (Pangsid) sebelum mereka berangkat mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Momen pelepasan yang berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Selasa (18/11/2025), tersebut disaksikan oleh para pelatih, pembina, guru, serta para orang tua yang hadir memberi dukungan.

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menekankan pentingnya tampil penuh energi dan rasa percaya diri ketika berada di arena kompetisi. Menurutnya, mental juara adalah kunci utama yang harus dibawa oleh para peserta sebelum berbicara soal teknik maupun koreografi.

“Kalau tampil, tanamkan dalam hati bahwa kita datang untuk menjadi juara. Jangan ragu, jangan setengah-setengah. Tampil harus full power dan percaya diri,” tegasnya.

BACA JUGA  Rumah Jabatan Wabup Sidrap Jadi Lokasi Musda BKMT 2025

Tak hanya memberikan motivasi umum, Bupati juga menyoroti peran penting seorang mayoret sebagai pemimpin ritme dan visual. Ia memberi pesan khusus agar mayoret menjaga senyum dan fokus selama tampil, karena ekspresi dan konsentrasinya akan sangat memengaruhi keseluruhan harmonisasi tim.

“Untuk mayoret, senyum itu wajib. Tetap fokus, karena tempo dan orkestrasinya akan ikut dari gerakan kalian. Semua itu menentukan penampilan marching band secara keseluruhan,” tambah Syaharuddin.

Ia juga mengingatkan agar tim tidak berhenti berlatih dan terus melakukan penyempurnaan. Menurutnya, latihan yang matang dan disiplin akan menciptakan kekompakan yang solid, sebuah aspek yang menjadi nilai penting dalam kompetisi marching band tingkat provinsi.

BACA JUGA  Dari OSN ke E-Sport, Scope25 Jadi Wadah Talenta Muda Sidrap

Di kesempatan yang sama, Bupati Syaharuddin memberikan apresiasi mendalam kepada para pelatih dan pembina yang selama ini bekerja keras membimbing para siswa. Ia menilai bahwa partisipasi SMPN 1 Pangsid pada ajang provinsi bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sidrap.

“Kerja keras para pelatih, pembina, dan anak-anak kita ini layak diapresiasi. Bisa tampil di level provinsi itu bukan pencapaian kecil. Itu adalah kebanggaan untuk Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

Sebelum resmi dilepas, tim marching band SMPN 1 Pangsid mempersembahkan penampilan mereka di hadapan Bupati dan para undangan. Aksi tersebut menjadi ajang pemanasan sekaligus unjuk kesiapan sebelum mereka berlaga di tingkat provinsi. Tepuk tangan meriah dari guru dan orang tua menjadi bukti bahwa tim muda tersebut telah menunjukkan kemampuan yang menjanjikan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Launching Empat Program Kesehatan Inovatif, Sidrap Siap Bersinergi

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, tim marching band SMPN 1 Pangsid diharapkan mampu memberikan performa terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Kabupaten Sidenreng Rappang.

Semangat “full power” yang ditekankan Bupati Syaharuddin menjadi modal moral penting bagi para peserta untuk tampil maksimal di panggung kompetisi.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Syaharuddin Alrif Hadiri Mappadendang Aka-Akae, Ungkap Lonjakan Hasil Panen Sidrap

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Bupati Sidrap Hadiri Penandatanganan Pinjam Pakai Lahan Sekolah Rakyat di Kemensos
Continue Reading

Trending