DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Tinjau Kerusakan Tanggul TPI Turunan Bajo, Instruksikan Perbaikan Segera
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kerusakan tanggul di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Turunan Bajo, Desa Tampina, Kecamatan Angkona, Jumat (13/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Irwan didampingi Kepala Desa Tampina, Muh. Yusuf, serta sejumlah warga setempat. Mereka menelusuri langsung area tanggul yang mengalami kerusakan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang sehari-hari bergantung pada TPI Turunan Bajo.
Bupati Irwan menyampaikan bahwa laporan warga mengenai kondisi tanggul yang mulai mengkhawatirkan langsung direspons pemerintah daerah dengan melakukan peninjauan lapangan.
Menurutnya, TPI Turunan Bajo merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi nelayan di Desa Tampina. Karena itu, perlindungan kawasan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kita tidak boleh lambat. Begitu ada laporan dari warga, saya minta langsung dicek dan ditangani. Tanggul di TPI ini bukan hanya melindungi fasilitas pelelangan ikan, tetapi juga pemukiman warga di sekitarnya dari ancaman abrasi dan banjir rob,” tegas Irwan saat berada di lokasi.
Di hadapan warga dan para nelayan, Irwan juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera menyiapkan langkah teknis, termasuk perbaikan struktur tanggul serta penguatan kawasan pesisir.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak kembali.
“Saya minta Kadis PUPR mengupayakan percepatan perbaikan, tetapi tetap menjaga kualitas. Jangan sampai satu dua tahun sudah rusak lagi. Ini menyangkut keselamatan dan penghidupan masyarakat,” jelasnya.
Dalam dialog singkat dengan warga, para nelayan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah yang langsung turun meninjau lokasi setelah menerima aduan masyarakat.
Mereka berharap perbaikan tanggul dapat segera terealisasi sehingga aktivitas pelelangan ikan dan proses bongkar muat hasil laut kembali berjalan normal dan aman.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga berkomitmen mengoptimalkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta mengupayakan dukungan anggaran melalui APBD dan sumber pendanaan lain yang sah guna mempercepat perbaikan infrastruktur di kawasan pesisir, khususnya di Desa Tampina.
Dengan langkah cepat peninjauan serta instruksi langsung kepada Dinas PUPR tersebut, diharapkan perbaikan tanggul di TPI Turunan Bajo segera terlaksana sehingga keselamatan warga lebih terjamin dan perekonomian nelayan setempat tetap tumbuh dan berkembang.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Dorong Perusahaan Terapkan WFA Jelang Libur Nyepi dan Idulfitri 2026
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kelancaran mobilitas masyarakat menjelang libur panjang keagamaan.
Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong penerapan sistem Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja atau buruh di perusahaan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Luwu Timur Nomor: 500.15.12/280/TRANSNAKER tentang Pelaksanaan Kerja dari Lokasi Lain bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan pada Masa Libur Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.
Surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada 13 Maret 2026 tersebut diterbitkan sebagai upaya mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama masa libur keagamaan sekaligus menjaga produktivitas kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2026.
Dalam surat edaran itu, perusahaan diimbau memberikan kesempatan kepada pekerja atau buruh untuk melaksanakan pekerjaan dari lokasi lain atau WFA dengan sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan WFA dijadwalkan pada 16–17 Maret 2026 dan diharapkan juga dapat diterapkan pada 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat, terutama terkait potensi lonjakan arus balik pemudik setelah perayaan Idulfitri.
Meski demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi sejumlah sektor yang membutuhkan kehadiran langsung pekerja atau buruh. Beberapa sektor yang dikecualikan antara lain sektor kesehatan, logistik, transportasi, keamanan, perhotelan, hospitality, pusat perbelanjaan, manufaktur, industri makanan dan minuman, serta sektor esensial lainnya yang berkaitan dengan kelangsungan produksi.
Dalam ketentuan yang disampaikan, pelaksanaan WFA juga tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan. Artinya, pekerja atau buruh tetap dianggap menjalankan tugasnya sebagaimana saat bekerja di tempat kerja biasa.
Pekerja yang menjalankan sistem WFA tetap berkewajiban menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sementara itu, upah tetap diberikan sebagaimana saat bekerja di kantor atau sesuai dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan antara perusahaan dan pekerja.
Pengaturan jam kerja serta mekanisme pengawasan selama pelaksanaan WFA juga menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan agar produktivitas tenaga kerja tetap terjaga.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap perusahaan dapat berperan aktif mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada masa libur panjang, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi dan produktivitas tenaga kerja tetap berjalan dengan baik.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login