Connect with us

Usai Diresmikan, Dinas PM-PTSP Kota Makassar Buka Layanan Konsultasi dan Penerbitan NIB di Konter Kelurahan

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah meresmikan Kontainer Terpadu (Konter) Kelurahan. Kegiatan ini dipusatkan di Konter Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukkang, Senin (3/7) kemarin. Ada 40 jenis layanan untuk masyarakat, salah satunya pelayanan perizinan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Makassar Andi Zulkifli Ananda mengatakan pihaknya telah membuka layanan konsultasi dan Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Konter Kelurahan.

“Alhamdulillah, setelah diresmikan pak Walikota Makassar kita langsung membuka layanan ini (Layanan Konsultasi dan Penerbitan NIB,Ini semakin mempermudah masyarakat untuk urus-urus izin usaha,” jelas Andi Zulkifli ,Selasa (4/7).

Zul–sapaan akrabnya,Dinas DM -PTSP,juga memiliki layanan secara online. Masyarakat bisa mengunjungi website dpmptsp.makassarkota.go.id. Warga juga bisa melihat lewat sosial media (sosmed) baik di Facebook maupun Instagram dengan akun @dpmptsp_makassar.

Belum lagi, kata dia, pihaknya menghadirkan laskar lontara, singkatan dari laskar mobile perizinan untuk rakyat untuk melayani warga di lorong.

“Tugas Laskar Lontara ini turun ke lorong wisata untuk mendata pelaku usaha yang belum memiliki izin,” katanya.

Dia menjelaskan, pemilik usaha hanya perlu menyediakan KTP dan NPWP. Jika memenuhi syarat, izin langsung dicetak di tempat. “Gratis, print (cetak) kan di tempat minimal punya NPWP, KTP dan Email kita bantu untuk membuat kemudahan,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending