Connect with us

Kepala BKPSDMD Makassar Hadiri Langsung Pelaksanaan Evaluasi Tenaga Pendukung Lingkup Bapenda Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Badan Pendapatan Daerah Makassar mengadakan Pelaksanaan Evaluasi Tenaga Pendukung Non-ASN yang bertempat di Ruang Pola lt.3 Kantor Bapenda Makassar, Jl. Urip Sumoharjo.

Dihadiri langsung oleh Kepala BKPSDMD Makassar, Akhmad Namsum, didampingi Sekretaris Bapenda, Muh. Fuad Arfandi, bersama para jajarannya. Seleksi berlangsung dari Selasa hingga Jumat (5-8) September 2023 dan Bapenda mendapat waktu hari ini dan diawasi langsung oleh Tim BKPSDMD.

Bapenda dibagi dalam tiga sesi yang berbeda yang dibagi menjadi 62 peserta masing-masing sesi dari 187 jumlah keseluruhan peserta pendukung non-ASN.

Akhmad Namsum menyampaikan awal dari proses evaluasi yg dilakukan oleh BKPSDMD oleh OPD dan Kecamatan dengan jumlah kurang lebih dua belas ribu peserta, yang dinilai dari segmen kompetensinya melalui tes kompetensi kepribadian. Evaluasi lain yang menjadi penilaian yakni faktor pendukung yakni aparatur kota menyangkut etika, moral, perilaku, sikap, dan loyalitas disandingkan dengan apa yg dilakukan hari ini sehingga melahirkan tenaga yg dapat dipertahankan sebagai tenaga yang akan menjadi pelayan bagi masyarakat Kota Makassar sesuai dengan tupoksi Bapak/Ibu sekalian.

Evaluasi mencakup seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dan Wawancara sebagai proses penilaian yang diharapkan dapat menguji kinerja tenaga non-ASN dalam mengukur kapabilitas terkait dengan kehadiran pendukung ASN.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending