Connect with us

Liga Anak Lorong Soekarno Cup Tingkat Kota Makassar, Tallo FC Bantai Mamajang FC 2 – 0

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Setelah mengalahkan Wajo FC, 5-0 di pertandingan pertama Liga Anak Lorong Group A, Hari ini Tallo Fc kembali menunjukkan peforma terbaiknya dengan menundukkan Mamajang FC 2-0, Jumat (13/10/2023).

Pertandingan hari kedua Tallo FC Vs Mamajang FC dilaksanakan di lapangan Sepak Bola BTP Tamalanrea dan berlangsung seru.

Dari babak pertama hingga babak kedua pertandingan didominasi oleh Tallo FC. Babak pertama serangan terus dilancarkan dari Tallo FC membuat pemain belakang Mamajang FC kewalahan, namun serangan tersebut belum membuahkan hasil skor tetap 0 – 0, hingga turun minum.

Memasuki babak kedua Tallo FC kembali mengepung pertahanan Mamajang FC, hingga di menit ke delapan penjaga gawang Mamajang FC membuat pelanggaran di kotak 16 hingga membuahkan tembakan finalti. Finalti tersebut dieksekusi oleh Arya nomor punggung 13 hingga merubah kedudukan menjadi 1 – 0 untuk Tallo FC.

Pada menit ke 22 Mamajang FC mencoba menekan, tetapi semua ancaman, mudah dipatahkan oleh pemain belakang Tallo FC, menit 29 pertandingan sempat dihentikan setelah pemain belakang Mamajang FC mengalami Cidera tumit.

Selanjutnya Tallo FC kembali menunjukan kekuatannya dan akhirnya kembali mejebol gawang Mamajang FC lewat assit dari Yori nomor punggung 11 dimanfaatkan Arya setelah melewati dua pemain belakang dan mengecoh penjaga gawang Mamajang Fc di menit 32.

Skor 2 – 0 dimenangkan oleh Tallo FC hingga pluit panjang ditiup wasit.

Coach Tallo FC Irfan Realist mengatakan kemenangan hari ini tidak lepas dari semangat dan kekompakan Tim serta doa juga persiapan persiapan yang matang.

“Besok kita melawan Tim Tamalate FC. saya harap kalian tetap jaga stamina dan tetap semangat,” tutur Irfan.

Sementara Itu Manager Tallo FC Andi Makkarumpa mengatakan Timnya akan terus membabat habis poin poin di setiap pertandingan.

“Inshq Allah Tim kami akan babat habis poin poin di setiap pertandingan,” ucap A Makkarumpa.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending