Connect with us

Alamsyah Camat Tallo Resmi Terpilih Ketua PW KKT Jeneponto Sulsel, Ini Katanya

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si, yang terpilih sebagai Ketua PW KKTJ Provinsi Sulawesi Selatan pada 2 Agustus 2023 lalu, resmi disahkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Jeneponto Dr. H. Alimuddin, SH, M.Kn didampingi Sekretaris Jenderal Abdul Rachmat Noer.

Penetapan ini dibacakan langsung oleh Ketua Umum KKT dalam rapat pleno pengurus KKT Jeneponto yang dihadiri juga Ketua Tim penjaringan Dr. Abd. Haris Hamid Kr. Rewa, anggota DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos, SE Kr. Lagu dan beberapa pengurus pusat KKT Jeneponto, yang berlangsung di Hotel Jolin, Rabu, (30/08/2023).

Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si yang diberikan kesempatan membawakan sambutan mengatakan, dirinya sangat berharap dukungan penuh dari para tokoh-tokoh senior KKT.

“Kami harap bimbingan dan petunjuk dari Pak Ketua Umum dan para senior-senior serta para orang tua kami.”

“Mudah-mudahan wadah ini menjadi wadah silaturahmi dan payung pemersatu masyarakat Turatea di Sulawesi Selatan pada umumnya,” pinta Alamsyah.

Lebih jauh Anca – sapaan akrab Alamsyah mengharapkan semua pihak untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam membesarkan organisasi paguyuban ini.

Dikatakan, motivasi dan semangat yang terpatri dalam dirinya berkesesuaian dengan semangat di KKT Jeneponto.

“Kita duduk bersama, kita buka ruang bersama dan menghindari adanya sekat diantara kita. KKTJ Sulsel bukan tanggung jawab Alamsyah Sahabuddin semata tapi menjadi tanggung jawab bersama,” tandasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp, Perkuat Kapasitas dan Integritas Pejabat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang pada 22–28 Februari 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas, integritas, dan karakter pejabat lingkup Pemprov Sulsel selama bulan Ramadan.

Persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (18/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan kepala sekolah dalam Ramadan Leadership Camp merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan di daerah.

“Pada dasarnya kepala sekolah adalah guru yang mendapat penugasan, tetapi dalam praktiknya mereka merupakan pimpinan manajerial di sekolah. Karena itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan menjadi sangat penting,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini, Dinas Pendidikan Sulsel menugaskan sekitar 100 kepala sekolah sebagai peserta.

“Ini adalah kebijakan Bapak Gubernur melalui program retreat dan leadership camp. Kami diminta mengikutkan kepala sekolah agar ada peningkatan kompetensi, khususnya dalam kepemimpinan dan tata kelola,” katanya.

Menurut Iqbal, salah satu materi penting yang akan diterima peserta adalah pengelolaan keuangan sekolah, khususnya terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepala sekolah mengelola dana BOS, sehingga sangat penting bagi mereka memahami tata kelola keuangan yang benar, akuntabel, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Selain pengelolaan keuangan, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai aturan pemerintahan, mitigasi persoalan administrasi, serta pencegahan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sekolah.

“Saya kira kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan wawasan kita semua dan semoga berdampak langsung pada peningkatan kualitas kepemimpinan di sekolah,” tutur Iqbal.

Program Ramadan Leadership Camp ini merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, agar seluruh pejabat memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya dalam tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Peserta kegiatan mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), Administrator, Pengawas, serta kepala sekolah di lingkup Pemprov Sulsel.

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti ceramah umum dan sesi penguatan kebijakan strategis nasional dengan menghadirkan menteri dan pimpinan lembaga negara, unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan BPK RI Perwakilan Sulsel, akademisi, serta praktisi hukum dari berbagai perguruan tinggi.

Ramadan Leadership Camp diharapkan menjadi sarana pembentukan pejabat dan pimpinan pendidikan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan akhlak kepemimpinan yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending