Connect with us

Buka Puasa Bersama Ratusan Warga Kecamatan Kulo,H.Mashur MA.SH.M,Si:Jaga Silaturahmi Untuk Sidrap Yang Lebih Baik

Published

on

Kitasulsel–Sidrap–Bakal calon bupati kabupaten Sidrap H.Mashur MA.SH.M,Si Menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh srikandi macenning H Mashur di kecamatan kulo selasa 27/03/2024.

Kurang lebih 500 warga kecamatan kulo hadir dalam kegiatan rutin  yang diselenggarakan oleh relawan pemenangan H Mashur tersebut,Warga terlihat begitu antusias menantikan kehadiran bacalon yang merupakan putra asli kecamatan Kulo.

Tiba ditempat kegiatan sebelum buka puasa,H Mashur MA,SH.M,Si disambut hangat oleh ratusan warga yang hadir sejak sore hari,teriakan Bupatiku 2024 terdengar semarak mengiringi langka pria yang akrab disapa P’Suhuru ini.

H.Mashur MA.SH.M.Si dihadapan relawan dan keluarga besar menyampaikan apresiasi atas semangat dan langkah langkah yang di gaungkan dalam ikut serta menjadikan sidrap jauh lebih baik.

“Semangat Kebersamaan ,semangat saling menopang adalah bagian dari ibadah kita dibulan suci ramadhan ini,kehadiran kita semua di tempat ini merupakan tambahan spirit bagi saya secara pribadi dan relawan pada umumnya  dalam berjuang bersama menuju hal yang kita cita citakan bersama.

lebih lanjut P’Suhuru menambahkan bahwa momentum bulan suci ramdahan ini adalah momentum yang baik untuk kita semua untuk  memperbaiki diri,keluarga dan yang terpenting adalah memberi sumbangsi untuk tanah kelahiran,

“Istimewa bagi kita semua dipertemukan di bulan yang penuh magfirah ini,dibulan ramadhan ini saatnya untuk mengintrospeksi diri untuk menjadi lebih baik,satu hal yang penting untuk kita semua adalah semangat berbagi perlu kita galakkan bersama mengingat masih banyak keluarga atau tetangga kita yang butuh uluran tangan kita,insyaAllah lewat kegitan kegitan sosial dari relawan pemenangan akan ikut andil dalam hal tersebut,jelasnya.

Hadir dalam kegiatan buka puasa bersama ini beberapa tokoh masyarakat dan pemuka agama kecamatan kulo serta ratusan relawan yang tergabung dalam srikandi macenning H Mashur.

diketahui Bahwa setiap harinya selama bualan suci ramadhan,tim pemenangan H Mashur rutin menggelar kegiatan sosial keagamaan seperti Buka puasa bersama,pembagian taqjil hingga pembagian paket sembako ramadhan.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Tertibkan Lapak di Sunu dan Datuk Patimang, Camat Ujung Pandang Kedepankan Pendekatan Humanis

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota Makassar terus melakukan penataan kawasan perkotaan, khususnya di sejumlah ruas jalan yang selama ini dipadati lapak usaha di atas fasilitas umum. Penataan difokuskan di Jalan Sunu dan Jalan Datuk Patimang agar lebih tertata dan bebas dari pelanggaran pemanfaatan ruang publik.

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menyampaikan bahwa langkah penertiban dilakukan secara bertahap melalui dialog langsung dengan para pemilik usaha.

Salah satu penertiban dilakukan terhadap satu unit lapak warung ikan bakar di Jalan Emitailan (Emisailan) yang telah beroperasi kurang lebih 20 tahun. Lapak tersebut ditertibkan karena berdiri di atas fasilitas umum dan akan direlokasi ke Pasar Baru agar aktivitas usaha tetap berjalan di tempat yang telah disiapkan.

“Pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan komunikasi dan solusi. Pedagang tidak dilarang berusaha, tetapi diarahkan agar menempati lokasi yang sesuai peruntukannya,” ujar Nanin.

Selain di Jalan Emitailan, pemerintah kecamatan juga melakukan pendekatan humanis di Jalan Sungai Poso. Di lokasi tersebut, pedagang diberikan pemahaman sehingga melakukan pembongkaran mandiri terhadap bangunan yang tidak sesuai aturan.

Penertiban juga menyasar trotoar di sepanjang Jalan Penghibur. Sejumlah lapak yang selama ini menetap atau bermalam di atas trotoar dibersihkan guna mengembalikan fungsi jalur pejalan kaki serta menjaga estetika kawasan kota Makassar.

Tak hanya itu, penjual ikan bakar di Jalan Gunung Merapi yang telah berjualan sekitar 20 tahun juga menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Sementara di kawasan Sungai Pareman, terdapat sekitar 10 lapak yang menggunakan area di atas drainase untuk berusaha.

Terhadap para pedagang tersebut, pemerintah melakukan pendekatan persuasif agar bersedia direlokasi ke tempat yang lebih tertib dan aman. Relokasi disebut sebagai solusi agar para pelaku usaha tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa melanggar aturan tata ruang.

Nanin menegaskan, seluruh langkah penataan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi drainase dan trotoar, sekaligus meminimalisir potensi banjir dan gangguan ketertiban umum.

“Kami ingin kawasan tetap tertata, drainase berfungsi optimal, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman. Relokasi menjadi solusi agar pedagang tetap bisa berusaha tanpa melanggar aturan,” tutupnya.

Continue Reading

Trending