Connect with us

Subuh Berjemaah, Danny Ajak Ramaikan Malam Takbiran dan Salat Ied pada Tiga Lokasi di Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk menyemarakkan malam takbiran dan Salat Idul Fitri pada tiga lokasi di Makassar.

“Insyaallah kita akan menyemarakkan takbir dari masjid kubah ke sini (Anjungan Pantai Losari),” kata Danny Pomanto di acara Salat Subuh Berjemaah, Minggu, (31/3/2024).

Ia katakan setiap kelurahan akan menyiapkan tim terbaik lalu dilombakan dan dapat hadiah.

“Insyaallah kita hidupkan malam kemenangan dengan takbir bersama,” ucap Danny.

Selain itu, dia mengarahkan agar warga Makassar juga meramaikan Salat Idul Fitri.

Pihaknya membuka tiga lokasi salat, yakni di Karebosi, Anjungan Pantai Losari dan Masjid Kubah.

Itu semua untuk mempermudah masyarakat bersama-sama bersilaturahmi antar sesama.

Momen salat subuh berjemaah ini, kata dia, adalah subuh terakhir. Selanjutnya, dirinya juga mengarahkan seluruh RT RW untuk ikut Itikaf Ramadan bersama di malam ke 25 di masjid kubah.

Di samping itu, wali kota dua periode ini mengingatkan agar semua elemen masyarakat terus menerapkan program Perkuatan Keimanan Umat dan Jagai Anakta’ yang merupakan inti amal jariyah.

“Maka jagai anakta itu penting sekali karena mereka ialah investasi kita,” ujarnya.

Apalagi dalam hadis, Rasulullah mengutamakan umat dan sosok ibu.

“Kenapa ibu? Karena inilah yang membentuk karakter anak maka itulah jariyah kita. Insyaallah kita selamat dunia-akhirat dengan jariyah anak-cucu kita,” jelasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Tertibkan Lapak di Sunu dan Datuk Patimang, Camat Ujung Pandang Kedepankan Pendekatan Humanis

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota Makassar terus melakukan penataan kawasan perkotaan, khususnya di sejumlah ruas jalan yang selama ini dipadati lapak usaha di atas fasilitas umum. Penataan difokuskan di Jalan Sunu dan Jalan Datuk Patimang agar lebih tertata dan bebas dari pelanggaran pemanfaatan ruang publik.

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, menyampaikan bahwa langkah penertiban dilakukan secara bertahap melalui dialog langsung dengan para pemilik usaha.

Salah satu penertiban dilakukan terhadap satu unit lapak warung ikan bakar di Jalan Emitailan (Emisailan) yang telah beroperasi kurang lebih 20 tahun. Lapak tersebut ditertibkan karena berdiri di atas fasilitas umum dan akan direlokasi ke Pasar Baru agar aktivitas usaha tetap berjalan di tempat yang telah disiapkan.

“Pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan komunikasi dan solusi. Pedagang tidak dilarang berusaha, tetapi diarahkan agar menempati lokasi yang sesuai peruntukannya,” ujar Nanin.

Selain di Jalan Emitailan, pemerintah kecamatan juga melakukan pendekatan humanis di Jalan Sungai Poso. Di lokasi tersebut, pedagang diberikan pemahaman sehingga melakukan pembongkaran mandiri terhadap bangunan yang tidak sesuai aturan.

Penertiban juga menyasar trotoar di sepanjang Jalan Penghibur. Sejumlah lapak yang selama ini menetap atau bermalam di atas trotoar dibersihkan guna mengembalikan fungsi jalur pejalan kaki serta menjaga estetika kawasan kota Makassar.

Tak hanya itu, penjual ikan bakar di Jalan Gunung Merapi yang telah berjualan sekitar 20 tahun juga menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Sementara di kawasan Sungai Pareman, terdapat sekitar 10 lapak yang menggunakan area di atas drainase untuk berusaha.

Terhadap para pedagang tersebut, pemerintah melakukan pendekatan persuasif agar bersedia direlokasi ke tempat yang lebih tertib dan aman. Relokasi disebut sebagai solusi agar para pelaku usaha tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa melanggar aturan tata ruang.

Nanin menegaskan, seluruh langkah penataan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi drainase dan trotoar, sekaligus meminimalisir potensi banjir dan gangguan ketertiban umum.

“Kami ingin kawasan tetap tertata, drainase berfungsi optimal, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman. Relokasi menjadi solusi agar pedagang tetap bisa berusaha tanpa melanggar aturan,” tutupnya.

Continue Reading

Trending