Connect with us

Bapenda Makassar Buka Boot Pelayanan Pajak di Festival Double Untung Bank Sulselbar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Bapenda Makassar turut meramaikan festival Double untung Bank Sulselbar dengan membuka booth pelayanan Pajak Daerah.

Program Double Untung Bank Sulselbar digelar di Area Parkir Mall Phinisi Point Mall, Minggu (23/06/2024).

Kegiatan ini dihadiri PJ Sekprov Sulsel Andi Darmawan Bintang, Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari, Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, dan jajaran Forkopimda Sulsel dan Makassar serta jajaran petinggi Bank Sulselbar.

Pj Sekda Kota Makassar yang juga Kepala Bapenda Makassar Firman Pagaraa mengapresiasi program ini. Pasalnya kota Makassar terpilih menjadi tempat pengundian untuk cabang Gowa, Maros, Sinjai, Jakarta, KCP Antang, Daya, dan Sinjai.

“Kita apresiasi program ini karena memberikan dampak yang positif bagi nasabah yang sudah menggunakan bank sulselbar sebagai partner dalam bertransaksi,” ucapnya.

Tak hanya itu program ini juga hadir untuk memberikan kontribusi kepada para pelaku UMKM di Kota Makassar dengan menyediakan tenant-tenant untuk berjualan dan memamerkan produknya ke masyarakat luas.

Pada kesempatan ini pula Firman Pagarra mendapat kesempatan untuk mengundi nomor undian nasabah yang beruntung.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending