Connect with us

Abdul Wahab Tahir Gelar Sosper ASI Eksklusif, Hadirkam Ketua PKK Makassar Jadi Pembicara

Published

on

Kitasulsel–Makassar Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Golkar, Abdul Wahab Tahir, mengadakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif di Hotel Royal Bay, Jl Sultan Hasanuddin.

Dalam acara tersebut, Abdul Wahab Tahir mengundang Ketua PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail, dan dr. Jelita Inayah Sari sebagai narasumber.

Tujuan sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi.

Abdul Wahab Tahir menekankan pentingnya peran ibu dalam memberikan ASI kepada bayi, yang memiliki manfaat gizi yang sangat besar.

Ia menyampaikan bahwa pemberian ASI eksklusif adalah salah satu keistimewaan perempuan yang harus dihargai karena perannya yang sangat vital terhadap kesehatan anak.

Ketua PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail, mengungkapkan pengalamannya dengan ASI eksklusif, di mana cucunya tumbuh dan berkembang dengan baik berkat ASI.

Ia menyampaikan harapannya agar para ibu dapat memberikan ASI eksklusif dengan sungguh-sungguh, karena ASI memiliki manfaat yang luar biasa untuk tumbuh kembang anak.

dr. Jelita Inayah Sari, sebagai narasumber lainnya, menjelaskan bahwa ASI eksklusif mengandung gizi yang lebih baik dan memiliki keunggulan untuk membantu menurunkan berat badan ibu setelah melahirkan.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi Perda ini untuk mendorong praktik pemberian ASI eksklusif di masyarakat. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Peluncuran Car Free Night Sidrap Perkuat Digitalisasi Daerah, Layanan Pajak Nontunai Disambut Antusias

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Peluncuran Car Free Night (CFN) di Jalur Dua SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang berlangsung Sabtu malam (14/2/2026) lalu, meninggalkan catatan positif bagi percepatan digitalisasi daerah.

Bukan sekadar menghadirkan ruang publik baru, kegiatan yang dipusatkan di Jalan Harapan Baru ini juga dirangkaikan dengan pembukaan loket layanan pembayaran pajak dan retribusi secara nontunai. Inovasi tersebut menjadi sorotan utama bagi ribuan warga yang memadati kawasan CFN.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam menghadirkan layanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel.

Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-682 Sidrap, peluncuran CFN kian bermakna dengan hadirnya layanan pembayaran digital Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta retribusi sampah. Layanan ini menuai antusiasme tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membayar kewajiban daerah secara cashless di tengah suasana santai.

Warga dan aparatur sipil negara (ASN) menyambut baik inovasi tersebut. Selain praktis, layanan ini memungkinkan masyarakat menunaikan kewajiban pajak sambil menikmati ruang publik yang kini ditata lebih rapi, bersih, dan menarik.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemda Sidrap juga memberikan suvenir menarik bagi warga yang berhasil melakukan transaksi digital di lokasi. Insentif tersebut terbukti efektif meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke transaksi nontunai.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sidrap, Muhammad Rohady Ramadhan, menegaskan bahwa integrasi layanan keuangan di ruang publik seperti CFN merupakan langkah strategis untuk mempermudah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong efektivitas pendapatan daerah, serta mendukung tata kelola keuangan daerah yang akuntabel melalui transaksi nontunai,” ujarnya.

Keberhasilan layanan digital di area CFN tidak lepas dari dukungan penuh Bank Indonesia dan Bank Sulselbar. Melalui kolaborasi ini, Pemda Sidrap mengimbau seluruh masyarakat dan ASN untuk terus memanfaatkan kanal pembayaran digital sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah yang lebih efektif dan transparan.

Dengan sinergi pemerintah daerah dan lembaga keuangan, CFN Sidrap bukan hanya menjadi pusat aktivitas warga di malam hari, tetapi juga simbol transformasi menuju tata kelola keuangan daerah berbasis digital.

Continue Reading

Trending