Connect with us

OLAHRAGA

Dramatis, MU Kalahkan Fulham Dengan skor tipis 1-0

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Manchester United susah payah mengalahkan Fulham dalam laga perdana Liga Inggris, dini hari tadi di Old Trafford. Gol kemenangan Setan Merah tercipta di pengujung laga.

Adalah Joshua Zirzkee yang menjadi pahlawan kemenangan Manchester. Zirkzee membuat golnya pada menit ke-87.

Ini jadi hasil dominasi MU yang membuat 14 attempts, lima di antaranya on goal. Sementara Fulham punya dua shot on target dari total 10.

MU sementara memuncaki klasemen Liga Inggris dengan tiga poin. Ada enam pertandingan digelar mulai Sabtu malam WIB nanti.

Jalannya laga MU vs Fulham

Laga MU vs Fulham berjalan dalam tempo lambat sedari menit pertama. Peluang terbaik diciptakan Fulham pertama kali pada menit ke-13 ketika Kenny Tete melepaskan sepakan dari luar kotak penalti dan memaksa Andre Onana terbang untuk menepisnya.

BACA JUGA  Pepe Umumkam Pensiun dari Sepakbola

MU masih kesulitan membongkar pertahanan Fulham yang bermain rapat. Beberapa kali Bruno Fernandes coba memanfaatkan celah untuk menerima bola lambung rekannya tapi selalu gagal.

Begitu juga upaya menembus dari sisi sayap lewat Marcus Rashford di kiri dan Amad Diallo di kanan.

MU baru bisa mendapat peluang pertamanya pada menit ke-29 memaksimalkan kesalahan Bernd Leno. Bola ditendang Fernandes tapi bisa diadang Leno.

Leno kembali menggagalkan peluang emas Fernandes pada menit ke-34. Casemiro mengirimkan umpan terobosan yang melewati lini belakang Fulham dan Fernandes tinggal berhadapan dengan Leno, tapi bola sepakannya diadang kaki kiper asal Jerman itu.

Dua menit kemudian Casemiro mendapat kans lewat situasi sepak pojok, lewat tandukan di tiang jauh meski melebar.

BACA JUGA  Hasil Indonesia Vs Myanmar: Garuda Menang Tipis 1-0

MU sempat meminta penalti saat Harry Maguire terjatuh di kotak penalti saat berebut bola dengan Emile Smith-Rowe. Tapi, wasit berkata lain dan menghadiahi Maguire kartu kuning karena dianggap diving.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

MU masih mendominasi babak kedua dan berupaya mencari gol secepatnya. Satu serangan cepat MU nyaris membuahkan gol pada menit ke-53 yang diawali lemparan Onana ke Fernandes.

Fernandes mengirimkan umpan terobosan kepada Rashford yang menusuk dari sisi kiri. Begitu masuk ke kotak penalti, bola disodorkan ke Mount yang langsung menyonteknya dan bisa dibendung Leno.

Sejam laga berjalan, MU melakukan penyegaran di lini depan dengan memasukkan Joshua Zirkzee dan Alejandro Garnacho.

BACA JUGA  Maarten Paes Resmi Memperkuat Tim Nasional Indonesia

MU nyaris frustrasi mencari cara untuk menciptakan peluang emas di gawang Fulham. Kebuntuan akhirnya pecah tiga menit jelang waktu normal berakhir.

Zirkzee! Penyerang baru asal Belanda itu langsung bikin gol pada laga debutnya. Dia berada di depan gawang saat Garnacho mengirimkan umpan silang dan menyontek bola ke tiang jauh dengan kaki kirinya, tanpa bisa dijangkau Leno.

Ini jadi hasil dominasi MU yang membuat 14 attempts, lima di antaranya on goal. Sementara Fulham punya dua shot on target dari total 10.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  Tiba di Korsel, Tim U-20 Indonesia Siap Ikuti Seoul Earth on Us Cup

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Maarten Paes Resmi Memperkuat Tim Nasional Indonesia

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Hasil Indonesia Vs Myanmar: Garuda Menang Tipis 1-0

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending