Connect with us

OLAHRAGA

Shin Tae Yong Pastikan Tetap Panggil Pratama Arhan ke Timnas Indonesia

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Pratama Arhan akan tetap dipanggil ke Tim Nasional Indonesia. Kepastian itu disampaikan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong, pada Jumat (23/8).

Shin memastikan bahwa dia akan tetap memanggil Pratama Arhan ke timnas, meskipun sempat ragu untuk memanggil pemain bertahan yang tak banyak dimainkan oleh klubnya, Suwon FC, dalam Liga Korea Selatan.

“Sebelum ada masalah ini (masalah pribadi Arhan) saya sudah berpikir apakah harus memilih dia atau tidak, karena di Liga Korea pun dia sama sekali tidak masuk daftar nama Suwon FC,” kata Shin kepada pewarta di Jakara pada Jumat (23/8).

“Akan tetapi, saya akhirnya memilih Arhan untuk dibawa ke timnas dan setelah pertimbangan selesai, ya baru kejadian, ada masalah seperti ini,” sambung Shin.

BACA JUGA  Hasil Indonesia Vs Myanmar: Garuda Menang Tipis 1-0

Arhan hanya memainkan satu pertandingan bersama Suwon FC pada Mei lalu saat bersua Jeju United.

Dalam laga itu, Arhan mendapatkan kartu merah ketika baru tampil selama tiga menit sehingga dilarang dua pertandingan dan hingga kini belum masuk daftar skuad Suwon FC.

Meskipun demikian Shin menilai Arhan merupakan salah satu pilar penting skuad Garuda dan pemain pekerja keras yang sangat disayangkan jika tak masuk timnas.

Namun Shin menegaskan tidak menjamin Arhan otomatis dimainkan dalam skuad Garuda, mengingat persaingan di posisinya begitu ketat setelah hadirnya Calvin Verdonk dan Shayne Pattynama.

“Akan tetapi kami tetap harus bisa bawa dia (Arhan), biar tidak kehilangan pemain timnas yang baik,” ujar Shin.

BACA JUGA  Timnas U-20 kalahkan Argentina, Erick Thohir: Kemenangan Bersejarah, Tapi Jangan Jemawa

Shin tengah melakukan persiapan dengan memantau sejumlah pemain yang akan dipanggil memperkuat Indonesia menjalani kualifikasi babak ketiga Piala Dunia 2026 bulan depan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  Medali Pertama Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut dari Tim Senam Artistik Beregu Putri

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Susul De Ligt, Noussair Mazraoui Resmi Berlabuh ke MU

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending