Connect with us

Pemkot Makassar

Hadir di Rapat Paripurna Pertama, Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Serukan Sosialisasikan Pilkada Bijak dan Damai

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengajak seluruh Anggota DPRD Makassar dan semua elemen masyarakat agar mensosialisasikan Pilkada bijak dan damai demi suksesnya Pilkada di Makassar.

“Atas nama Pemkot Makassar meminta kiranya mensosialisasikan pilkada yang bijak, damai agar suasana di Kota Makassar terjaga tentram dan damai,” kata Arwin saat memberikan sambutannya pada Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi-Fraksi dan Penetapan Calon Pimpinan DPRD Makassar Masa Jabatan Tahun Sidang 2024-2029, Kamis, 3 Oktober 2024.

Dalam rapat paripurna pertama itu, Arwin menuturkan bahwa biarlah siklus politik lima tahunan berlalu tetapi siklus pertemanan kita tetap terjaga.

Lantaran jangan sampai persoalan lima tahun sekali menimbulkan permusuhan antar sesama.

BACA JUGA  Target Akhir November, APBD 2025 Baru Dibahas Pekan Depan

Ia mau semuanya bahu-membahu mewujudkan Pilkada damai, sejuk tanpa harus mencederai dan menghujat. Pun mengedukasi masyarakat dengan cara yang baik.

“Mari kita beradu visi dan gagasan, jangan saling mencederai, karena ini menjadi bibit perpecahan di tengah masyarakat,” ajaknya.

Ia menginginkan selama menjabat di Makassar tidak menimbulkan masalah. Apalagi indikator penilaian kinerjanya tergantung situasi politik selama masa kampanye.

“Bantu saya bapak ibu agar penilaian kinerja saya tidak buruk di mata Mendagri yang telah mengamanatkan saya memimpin Kota Makassar,” ungkapnya.

Arwin mengaku tidak merubah banyak wajah Pemkot Makassar. Selebihnya, ia hadir untuk mengakselerasi semua program dan kegiatan yang telah dicetuskan oleh wali kota definitif.

BACA JUGA  Transformasi Digital, Pemkot Makassar Gagas Pengembangan Merit Sistem Wujudkan Profesionalisme ASN

“Saya lanjutkan agar menjaga proses pembangunan di Makassar dapat berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat dapat lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Setidaknya, jelas dia, mensukseskan program prioritasnya. Masing-masing menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2024; Memastikan penanganan kemiskinan, inflasi, stunting terkendali di Makassar.

Dan, memastikan kondisi politik, keamanan dan ketertiban selama masa jabatan hingga selesai.

Pada kesempatan tersebut, DPRD Kota Makassar telah menetapkan calon pimpinan DPRD periode 2024-2029.

Yang mana Supratman, legislator Nasdem akan memimpin DPRD Kota Makassar. Didampingi tiga wakil pimpinan, Andi Suharmika, Anwar Faruq, dan Eric Horas. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lepas JCH 2026, Tekankan Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan rekreasi, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  Transformasi Digital, Pemkot Makassar Gagas Pengembangan Merit Sistem Wujudkan Profesionalisme ASN

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah berperan dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah bagi Kota Makassar.

“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Mungkin belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” pesannya.

BACA JUGA  Lindungi Perempuan dan Anak, Fatayat NU Makassar Gandeng Pemkot

Kepada petugas haji, Munafri menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk amanah yang mulia.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Kota Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang wajib dimiliki calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta rumah sakit umum daerah guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

BACA JUGA  136 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Makassar Resmi Berbadan Hukum

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Selain itu, Kota Makassar juga berperan dalam mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.

Amrullah juga mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia, dengan total potensi mencapai 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Continue Reading

Trending